Bikers Superhero Majalengka Kukuhkan Chapter Dinkes dan RSUD, Touring Sekaligus Aksi Sosial di Argalingga
0 menit baca
Majalengka,iNet99.id— Di tengah hawa dingin pegunungan Argalingga, deretan sepeda motor terparkir rapi di kawasan bumi perkemahan, Minggu pagi, 1 Februari 2026. Para pengendaranya datang bukan sekadar untuk menyalurkan hobi, melainkan meresmikan langkah baru sebuah komunitas: Bikers Superhero Kabupaten Majalengka mengukuhkan Chapter Dinas Kesehatan dan RSUD Majalengka.
Acara itu dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman, yang dalam struktur komunitas menjabat sebagai Presiden Bikers Superhero, serta Sekretaris Daerah Aeron Randi sebagai pembina. Sejumlah kepala dinas dan pimpinan fasilitas layanan kesehatan turut hadir, sebagian masih mengenakan jaket riding berlogo komunitas.
Ketua Umum Bikers Superhero Kabupaten Majalengka Agus Permana mengatakan, komunitas ini berangkat dari kesamaan hobi bermotor, namun berkembang menjadi ruang kebersamaan lintas birokrasi yang mengusung agenda sosial.
“Sejauh ini sudah terbentuk chapter di PUTR, DPMD, DKP3, Dinas Pendidikan, serta RSUD Cideres. Pengukuhan Chapter Dinkes dan RSUD Majalengka menambah jejaring pengabdian yang ingin kami bangun,” kata Agus.
Di sela prosesi pengukuhan, panitia menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim dan 20 warga lanjut usia. Dua tenaga sukarelawan puskesmas juga menerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, masing-masing senilai sekitar Rp10 juta. Bantuan itu diserahkan tanpa seremoni berlebihan, dihadapan anggota komunitas dan warga sekitar.
Wakil Ketua Umum Bikers Superhero Gatot Sulaiman menuturkan, pilihan menggabungkan kegiatan hobi dengan bakti sosial bukan tanpa alasan. Menurut dia, aktivitas touring justru membuka ruang perjumpaan dengan realitas sosial di lapangan.
“Di perjalanan, kami melihat langsung kondisi masyarakat. Dari situ muncul kesadaran untuk berbuat lebih,” ujar Gatot.
Bagi Agus Suratman, Kepala Dinas Kesehatan Majalengka yang dikukuhkan sebagai Ketua Chapter Dinkes, komunitas ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus solidaritas di antara tenaga kesehatan.
“Anggotanya berasal dari puskesmas dan jajaran dinas. Program kami diarahkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan,” katanya. Ia menyebut jumlah anggota yang tergabung di Chapter Dinkes mencapai sekitar 900 orang.
Hal serupa disampaikan Direktur RSUD Majalengka dr. Egga Bramasta Akidapi. Menurut dia, pembentukan Chapter RSUD berangkat dari kesamaan hobi, namun diperkuat oleh kesadaran kemanusiaan.
“Kami mengusung motto Satu Roda, Satu Hati. Harapannya, komunitas ini memberi dampak nyata, bukan hanya bagi anggota, tapi juga masyarakat,” ujar Egga.
Di Argalingga, deru motor hari itu tak sepenuhnya menandai perjalanan. Ia menjadi penanda lain: bahwa di balik jaket kulit dan helm full face, ada upaya merajut empati—pelan, tanpa sorotan berlebihan.
Pewarta •Eko.W
