BREAKING NEWS

Kakanwil Kemenkumham Jabar Temui Para Kiai Babakan Ciwaringin, Bahas HAM hingga Minta Ditemukan Gubernur

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenham) Jawa Barat (Jabar) Hasbullah Fudail bersilaturahmi dengan para kiai dan pimpinan Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, di pondok pesantren Babakan Ciwaringin, Foto: Sultrademo.co

Cirebon, iNet99.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, bersilaturahmi dengan para kiai dan pimpinan Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon, Selasa (23/7/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah dan tokoh agama.

Pertemuan berlangsung di kompleks pesantren dengan suasana hangat dan kekeluargaan. Hasbullah datang bersama Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Paul Jadu, serta dua staf lainnya. Sementara dari pihak pesantren hadir sejumlah tokoh, di antaranya KH Marzuki Ahal, KH Ahmad Najiyullah Fauzi, KH Wawan Arwani Syaerozy, KH Rahmat Mahtum, dan Ust Jauharudin.

Dalam kesempatan itu, Hasbullah memperkenalkan tugas-tugas Kemenkumham, terutama yang berkaitan dengan pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia di Jawa Barat.

"Silaturahmi ini bagian dari komitmen kami untuk mendengar langsung aspirasi dari lingkungan pesantren," ujar Hasbullah.

Sejumlah isu pun dibahas, mulai dari perlindungan pasien perempuan, kebebasan beragama, hingga dinamika sosial yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan. Para kiai berharap pemerintah lebih memahami kondisi di lapangan sebelum membuat kebijakan.

“Kami tidak menolak program pemerintah, hanya ingin ada komunikasi yang lebih baik. Sosialisasi juga perlu diperkuat,” kata KH Marzuki Ahal.

KH Ahmad Najiyullah Fauzi menambahkan, umat Islam harus mendapat perlakuan hukum yang adil. Ia juga mendorong keterlibatan pesantren dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan langsung dengan pendidikan dan kehidupan beragama.

Dalam pertemuan itu, para kiai juga menyampaikan harapan agar bisa bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Ini penting agar kami bisa menyampaikan pandangan dan masukan secara langsung,” kata Ahmad Najiyullah.

Hasbullah merespons positif permintaan tersebut. Ia menyatakan siap menjadi penghubung dan menyampaikan aspirasi para kiai ke Gubernur Jabar.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara pemerintah dan pesantren demi membangun Jawa Barat yang inklusif.


Pewarta •Eko
Editor •Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini