Teror Maling Berkedok Pocong Resahkan Bandung Barat, Warga Diminta Waspada
0 menit baca
Bandung Barat, inet99.id – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung Barat tengah dibuat resah dengan kemunculan sosok misterius berkain putih menyerupai pocong yang berkeliaran pada malam hingga dini hari.
Peristiwa yang viral di media sosial pada akhir Mei 2026 itu diduga bukan aksi mistis, melainkan modus kriminal untuk menakuti warga sebelum melakukan pencurian atau perampokan.
Laporan warga menyebutkan, aksi tersebut terjadi di beberapa kawasan seperti Padalarang dan Ngamprah. Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat sosok berpakaian putih berjalan di gang-gang permukiman sambil mengetuk pintu rumah warga. Beberapa warga mengaku ketakutan hingga memilih tidak keluar rumah saat malam hari.
Informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga sengaja menyamar menjadi pocong untuk menciptakan kepanikan di lingkungan warga.
Bahkan terdapat dugaan para pelaku membawa senjata tajam dan memanfaatkan suasana sepi untuk mengincar rumah yang dianggap lengah.
Fenomena ini bukan hanya terjadi di Bandung Barat. Kasus serupa juga ramai dilaporkan di beberapa daerah lain seperti Tangerang dan Bekasi.
Aparat kepolisian menduga aksi tersebut merupakan modus baru kriminalitas yang memanfaatkan ketakutan masyarakat terhadap hal-hal mistis.
Pihak kepolisian sendiri telah mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Polisi meminta warga meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar permukiman.
Selain itu, aparat bersama unsur TNI dan pemerintah lingkungan mulai mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling sebagai langkah pencegahan.
Patroli rutin dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku yang mencoba memanfaatkan keresahan warga.
Maraknya video “pocong jadi-jadian” di media sosial juga menjadi perhatian. Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan video yang belum jelas kebenarannya karena dapat memperkeruh situasi dan menimbulkan kepanikan massal.
Hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan unsur mistis dalam kejadian tersebut. Dugaan kuat mengarah pada ulah manusia yang sengaja menciptakan teror demi kepentingan kriminal.
Warga diimbau tetap tenang, menjaga keamanan lingkungan, dan segera menghubungi pihak berwenang jika menemukan kejadian mencurigakan.(Red).
