BREAKING NEWS

Diduga Menu MBG Basi di Ujungjaya, Warga Keluhkan Kualitas dan Tekanan, SPPG Sampaikan Klarifikasi

Diduga Menu MBG Basi di Ujungjaya, Warga Keluhkan Kualitas dan Tekanan, SPPG Sampaikan Klarifikasi
Warga keluhkan MBG, Poto ist

Sumedang, iNet99.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, menuai perhatian setelah adanya keluhan dari warga terkait kualitas makanan yang diterima anak sekolah.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Didin Nurdiansyah, warga Dusun BBC, yang sebelumnya mengunggah pengalamannya di media sosial terkait menu MBG yang diterima anaknya di TK Melati Ujungjaya.

Dalam keterangannya, Didin menyebut makanan yang diterima beberapa kali dalam kondisi kurang layak konsumsi, seperti sayuran yang terasa asam serta lauk yang berbau. Ia mengaku kejadian serupa telah terjadi lebih dari satu kali.

“Saya sudah tiga kali menerima menu seperti ini. Terakhir dari sayuran, sebelumnya lauk ayam juga berbau. Padahal makanan baru dibuka sekitar pukul 11 siang setelah sampai di rumah,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (2/5/2026).

Selain itu, Didin juga mengaku sempat diminta untuk menghapus unggahan tersebut melalui pihak sekolah. Ia menyebut adanya kekhawatiran terkait keberlanjutan distribusi program MBG jika unggahan tersebut tidak dihapus.

Menanggapi hal tersebut, pihak SPPG Ujungjaya menyampaikan klarifikasi kepada wartawan iNet99.id melalui sambungan telepon WhatsApp.

Berdasarkan keterangan yang diterima, pihak SPPG menyatakan telah melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah dan memastikan bahwa makanan yang disalurkan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), termasuk penggunaan wadah makanan seperti food container (ompreng) dalam pendistribusian.

SPPG juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari pihak sekolah, terdapat kondisi di mana siswa penerima manfaat tidak selalu mengonsumsi makanan di sekolah.

Dalam situasi tersebut, pihak sekolah disebut mengambil inisiatif untuk membungkus makanan menggunakan plastik agar dapat dibawa pulang oleh siswa.

Perbedaan keterangan antara warga dan pihak penyedia ini menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut, khususnya dalam aspek distribusi, penyimpanan, serta pola konsumsi makanan oleh penerima manfaat.

Program MBG sendiri memiliki tujuan penting dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Oleh karena itu, pengawasan di setiap tahapan dinilai menjadi faktor krusial agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.


(Tim Redaksi inet99.id)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

💛 Dukung Jurnalisme Independen

Besar kecilnya dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Terkini