BREAKING NEWS

MER-C Ungkap Horor Kebiadaban Israel Kepung dan Serang RS Indonesia

RS Indonesia di Jalur Gaza utara kembali mengalami kepungan dan serangan dari tentara Zionis Israel sepanjang akhir pekan lalu. (Foto: Quds News Network)


INET99.ID - Seorang staf lokal MER-C di RS Indonesia di Jalur Gaza utara mengungkapkan horor kebiadaban pasukan Israel mengepung dan menyerang rumah sakit tersebut.


Melalui rilis MER-C yang dikutip Senin (19/5/2025), staf tersebut membeberkan Israel mengepung RS Indonesia menggunakan drone berjenis quadcopter.


Israel juga melarang aktivitas apapun di RS Indonesia dan tak segan-segan menembak jika ada pergerakan sedikit pun dari orang-orang di dalam rumah sakit itu.


"Kondisi rumah sakit memprihatinkan, dengan kaca-kaca jendela dan plafon yang jatuh berserakan ke lantai," demikian keterangan MER-C Indonesia.


"Getaran kuat dari bom yang dijatuhkan di area sekitar rumah sakit dirasakan sangat dahsyat oleh warga, bahkan seperti gempa bumi," lanjut keterangan itu.


Akibat pengepungan itu, layanan medis penting di RS Indonesia seperti ruang ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, hingga poliklinik juga terdampak.


MER-C mengungkapkan saat ini ada sekitar 20 staf dan pasien di dalam RS Indonesia. Para relawan hingga kini masih terus melakukan upaya pembersihan di dalam RS meski dengan keterbatasan alat dan makanan.


MER-C juga menyebut Israel telah melakukan pelanggaran berat atas hukum humaniter karena melakukan serangan terencana dan tanpa peringatan terhadap para tenaga medis dan fasilitas kesehatan.


Akibat pengepungan dan serangan terus menerus, RS Indonesia terpaksa ditutup dan dalam kondisi yang lumpuh saat ini.


"Ada serangan langsung ke rumah sakit, termasuk ke unit perawatan intensif," kata Direktur RS Indonesia Dr. Marwan al-Sultan.


Dia mengatakan serangan intensif itu menyebabkan tidak ada seorang pun warga sipil yang bisa datang ke rumah sakit, yang kini diisi sekitar 30 pasien dan 15 staf medis tersebut.


Kementerian Kesehatan di Gaza juga mengonfirmasi bahwa pasukan Israel mengepung fasilitas medis di Beit Lahiya. Pengepungan ini menyebabkan kondisi panik bagi pasien dan staf medis.


Fasilitas lain di wilayah utara telah dibom, dibakar, dan dikepung oleh militer Israel sejak agresi termasuk RS Kamal Adwan, RS al-Shifa, RS al-Ahli, dan RS al-Awda. Puluhan klinik medis, stasiun, dan kendaraan lain juga diserang.



Sumber : inilah


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

💛 Dukung Jurnalisme Independen

Besar kecilnya dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Terkini