Tabung Gas 3 Kg Meledak di Kiaracondong Bandung, Suami-Istri dan Bayi 5 Bulan Luka Bakar

Ledakan gas LPG 3kg meledak, foto ilustrasi gemini ai

BANDUNG, iNet99.id – Ledakan tabung gas LPG 3 kilogram terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Gang Kasturi, Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 16.19 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan bayi perempuan berusia lima bulan mengalami luka bakar.

Dilansir dari kumparan, Ketiga korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Pindad untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan tersebut belum diketahui.

Wiwi, tetangga korban, mengatakan dirinya tidak mengetahui secara persis bagaimana awal mula kejadian. Namun, ia sempat mendengar suara dentuman keras yang kemudian disusul bunyi pecahan kaca dari arah rumah kontrakan tersebut.

"Saya lagi di rumah, tiba-tiba dengar dentuman sama pecahan kaca. Saya langsung keluar, melihat kasur sudah di luar. Mas yang punya kontrakan juga sudah keluar bersama istrinya dan anaknya," kata Wiwi saat ditemui di lokasi kejadian.

Melihat kondisi para korban, Wiwi kemudian berinisiatif menghubungi layanan darurat 112 agar segera mendapatkan bantuan. Ia mengaku tidak memahami cara memberikan pertolongan kepada seseorang yang mengalami luka bakar sehingga memilih meminta bantuan petugas medis.

"Saya langsung telepon 112 biar cepat datang ambulans dan ditangani. Karena saya enggak tahu menangani orang yang luka bakar itu seperti apa," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didengar Wiwi dari istri korban, ledakan diduga terjadi ketika suami korban sedang mengganti atau memasang tabung gas LPG 3 kilogram. Ia juga menduga kondisi ruangan yang tertutup dan minim sirkulasi udara perlu diperiksa untuk mengetahui kemungkinan penyebab kejadian tersebut.

"Katanya tadi lagi ganti gas, lagi masang gas. Kayaknya pintunya tertutup, mungkin sirkulasi udara kurang juga. Mungkin dari situlah terjadi ledakan karena bocor gas," tuturnya.

Wiwi mengungkapkan, saat peristiwa terjadi, ketiga korban berada di dalam kontrakan. Berdasarkan pengamatannya, suami korban mengalami luka bakar cukup serius, sedangkan istri dan bayi mereka juga mengalami luka pada bagian wajah.

"Kalau si Masnya luka parah banget, hampir 90 persen kalau saya lihat. Kulitnya terkelupas, tangannya, kakinya. Kalau si Mbaknya di muka, anaknya juga pipi sama keningnya," ungkap Wiwi.

Ia menambahkan, ketika keluar rumah setelah mendengar ledakan, suami korban sudah berada di luar kontrakan dalam kondisi kesakitan. Sementara istri dan anaknya juga telah dibawa keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.

Menurut Wiwi, suami korban sehari-hari bekerja sebagai penjual pecel lele. Ia menduga korban sedang mempersiapkan kebutuhan untuk berjualan pada sore hari ketika insiden tersebut terjadi.

"Dia kan jualan pecel lele, jadi kayaknya lagi masak persiapan buat jualan sore-sore," katanya.

Pascaledakan, ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pindad untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, penyebab pasti ledakan tabung gas tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memastikan kondisi regulator, selang, dan tabung LPG dalam keadaan baik serta memperhatikan sirkulasi udara saat menggunakan peralatan gas di dalam rumah.

(edtr/asd)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini