H. Iing Misbahuddin Tekankan Pendidikan Karakter di Hari Pendidikan Nasional 2026
0 menit baca
![]() |
| H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H., Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, |
Majalengka, iNet99.id - Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan arah pembangunan pendidikan di Indonesia. Tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, pendidikan juga harus mampu membentuk karakter dan integritas generasi muda.
Hal tersebut disampaikan oleh H. Iing Misbahuddin, S.M., S.H., Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, yang menyoroti pentingnya makna pendidikan secara menyeluruh. Ia menilai bahwa sistem pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak.
Menurutnya, rapor sejati seorang siswa bukan hanya sekadar deretan angka di atas kertas. Lebih dari itu, nilai sesungguhnya terletak pada karakter, integritas, dan adab yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebagai bagian dari dunia pendidikan, saya meyakini bahwa ukuran keberhasilan siswa tidak hanya dilihat dari nilai akademik, tetapi juga dari sikap, kejujuran, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iing Misbahuddin.
Ia menegaskan bahwa pendidikan yang hanya mengejar nilai akademik tanpa menyentuh aspek budi pekerti berpotensi melahirkan generasi yang kehilangan arah. Oleh karena itu, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan moral harus menjadi prioritas.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa indikator keberhasilan pendidikan dapat dilihat dari kemampuan siswa dalam bersikap jujur, memiliki kepedulian sosial, serta daya tahan mental dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam perannya di pemerintahan, Iing juga menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur pendidikan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan kondisi fisik sekolah yang aman dan layak bagi seluruh peserta didik.
Sementara itu, peran pendidik juga tidak kalah penting dalam membentuk mentalitas siswa. Guru diharapkan mampu menjadi teladan serta membimbing siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter.
Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik dan pembentukan mental tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus berjalan beriringan demi menciptakan sistem pendidikan yang utuh dan berkualitas.
Mengakhiri pernyataannya, Iing Misbahuddin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memastikan pendidikan, khususnya di Majalengka, tidak hanya menghasilkan generasi yang cerdas secara kognitif, tetapi juga kokoh secara fisik serta luhur dalam adab dan budi pekerti.
Pewarta •Yudhistira
Editor •Andi Setiadi
Media inet99.id
