Respons Pedas Prabowo soal “Indonesia Gelap” dan #KaburAjaDulu: “Kalau Mau Kabur Dari Indonesia, Silahkan”
0 menit baca
![]() |
| Presiden Indonesia Prabowo Subianto : Kalau Mau Kabur, Kabur Aja Sana |
Jakarta, iNet99.id - Presiden Prabowo Subianto kembali merespons kritik yang diarahkan kepada pemerintahannya, termasuk munculnya narasi “Indonesia Gelap” dan tagar #KaburAjaDulu di media sosial.
Dalam pidatonya saat meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Cilacap yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (29/4/2026), Prabowo menanggapi kritik tersebut dengan nada tegas. Ia menyindir pihak-pihak yang menyebut kondisi Indonesia sedang tidak baik.
“Terus kita dibikin apa lagi? Indonesia gelap. Matanya buram Indonesia gelap. Indonesia terang,” ujar Prabowo.
Menurutnya, gerakan kritik yang berpotensi memecah belah bangsa memiliki kemiripan dengan pola adu domba yang pernah terjadi di masa lalu. Ia menyinggung sejumlah gerakan pemberontakan seperti DI/TII rebellion, Republic of South Maluku, hingga PRRI/Permesta rebellion sebagai contoh konflik akibat perpecahan.
Prabowo juga menanggapi santai seruan #KaburAjaDulu yang ramai di media sosial. Ia bahkan mempersilakan pihak yang ingin meninggalkan Indonesia.
“Ada yang mau kabur? Kabur aja. Kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman ya? Silakan. Mau kabur ke mana?” kata dia.
Ia menambahkan, Indonesia saat ini justru termasuk negara yang aman. Prabowo meminta masyarakat untuk melihat kondisi global secara lebih luas.
“Bukalah berita. Lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang. Kabur aja deh, biar kita enggak gaduh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menilai saat ini merupakan momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi. Ia mengajak para teknokrat, ilmuwan, hingga insinyur untuk berperan aktif membangun negara.
“Kita sudah lihat data-datanya. Sekarang saatnya para teknokrat, ilmuwan, insinyur, profesor jadi profesor merah putih, pembela rakyat,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan agar ilmu dan keahlian tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Jangan kepandaianmu dipakai untuk menipu rakyat, menutupi korupsi, atau memperkaya bangsa lain,” tegas Prabowo.
Prabowo memastikan tidak akan memberi ruang bagi pihak yang tidak memiliki semangat patriotisme dalam pemerintahannya. Ia menegaskan hanya akan bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki komitmen terhadap bangsa.
“Saya tidak akan toleransi mereka yang tidak patriotik. Sepintar apa pun kalau tidak bela bangsa, tidak ada tempat di sekitar saya,” kata dia.
Sebagaimana diketahui, kampanye “Indonesia Gelap” dan tagar #KaburAjaDulu muncul di tengah kritik mahasiswa dan masyarakat sipil terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Kritik tersebut mencakup isu pajak hingga regulasi yang dinilai kontroversial.
Di sisi lain, sorotan publik juga mengarah pada gaya hidup sejumlah pejabat yang dianggap mewah serta komunikasi yang dinilai kurang empatik terhadap kondisi masyarakat.
Editor •Andi Setiadi
Media inet99.id
