Buron Narkoba Andre ‘The Doctor’ Ditangkap di Penang, Pemasok Jaringan Koh Erwin Akhirnya Tertangkap
0 menit baca
![]() |
| Andre Fernando alias Charlie alias The Doctor ditangkap Bareskrim Polri, poto istimewa |
Jakarta, iNet99.id - Pelarian Andre Fernando alias Charlie, buronan kasus narkoba jaringan Koh Erwin, akhirnya berakhir. Pria yang dikenal dengan julukan ‘The Doctor’ itu ditangkap di Penang.
Andre ‘The Doctor’ ditangkap dalam operasi gabungan yang melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Divisi Hubinter Polri, dan Interpol. Ia diamankan setelah terdeteksi berada di Penang pada Minggu (5/4).
Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso. Ia menyampaikan bahwa saat ini tersangka telah diterbangkan ke Indonesia.
"Saat ini DPO tersebut sedang dalam penerbangan ke Indonesia dengan dikawal petugas," kata Brigjen Eko Hadi, Senin (6/4/2026).
Lantas, siapa sebenarnya Andre ‘The Doctor’ dan bagaimana perannya dalam jaringan narkotika?
Menurut Brigjen Eko Hadi Santoso, Andre merupakan salah satu bandar narkoba yang paling dicari. Ia diketahui sebagai pemasok utama narkoba untuk sindikat Erwin Iskandar alias Koh Erwin, bandar narkoba jaringan Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kasus Koh Erwin ini juga menyeret sejumlah aparat, di antaranya mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.
Andre ‘The Doctor’ disebut telah dua kali memasok narkoba ke jaringan Koh Erwin. Ia juga berperan sebagai distributor yang memasukkan narkotika ke Indonesia melalui jalur darat dan kargo.
Jenis narkotika yang disuplai beragam, mulai dari sabu, vape mengandung etomidate, hingga happy water. Andre juga diketahui memiliki jaringan di wilayah Riau dan pernah memasukkan vape berisi etomidate dari Malaysia melalui jalur laut via Dumai.
Dari hasil pengembangan terbaru, Andre juga diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan pengedar narkoba di kelab malam White Rabbit di Jakarta.
Sementara itu, pihak Bareskrim Polri masih memburu Rendy Hermawan yang merupakan tangan kanan Andre ‘The Doctor’. Rendy saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Rendy Hermawan yang merupakan tangan kanan dari DPO atas nama Andre 'The Doctor'," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Jumat (27/3).
Eko menjelaskan, Rendy memiliki peran penting dalam jaringan tersebut, terutama sebagai perekrut sindikat penyedia rekening penampung untuk transaksi narkoba.
"Memiliki peran antara lain sebagai perekrut sindikat penyedia rekening tampungan untuk transaksi narkoba. Posisi terakhir yang bersangkutan ada di Malaysia," jelasnya.
Editor: Andi
Media iNet99.id
