Ngabuburit Produktif, Pelaku Ekraf Majalengka Bedah Peluang Bisnis Travel Wisata
0 menit baca
![]() |
| Puluhan pelaku usaha ikuti kegiatan bisnis wisata di GMCC Majalengka. (Foto: Dok Eko Widiantoro) |
Majalengka, iNet99.id— Momentum Ramadhan dimanfaatkan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka untuk meningkatkan kapasitas bisnis. Salah satunya melalui Workshop Agent Travel Wisata #KelasSenja yang digelar di Majalengka Creative Center (MCC), Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa atau ngabuburit tersebut menjadi forum belajar sekaligus diskusi mengenai peluang usaha di sektor pariwisata, khususnya bisnis agen perjalanan wisata.
Workshop ini dihadiri Ketua Komite Ekonomi Kreatif Majalengka H. Baya, perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Majalengka, serta sejumlah pelaku usaha dan komunitas kreatif di daerah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai potensi bisnis travel wisata yang dinilai masih terbuka luas seiring berkembangnya sektor pariwisata di Majalengka. Diskusi juga menyoroti strategi membangun jaringan usaha, menyusun paket perjalanan, hingga memanfaatkan potensi destinasi lokal sebagai daya tarik wisata.
Ketua Komite Ekraf Majalengka H. Baya mengatakan, penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi langkah penting untuk mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
Menurutnya, Majalengka memiliki berbagai potensi wisata alam maupun budaya yang bisa dikembangkan menjadi produk wisata unggulan. Namun, potensi tersebut memerlukan dukungan pelaku usaha yang mampu mengemas dan memasarkan destinasi secara profesional.
“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan muncul pelaku usaha baru, termasuk agen travel lokal yang mampu mempromosikan potensi wisata Majalengka ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain menjadi forum pembelajaran, kegiatan #KelasSenja juga membuka ruang kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas kreatif, dan organisasi bisnis di Majalengka.
Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak UMKM berbasis pariwisata, sekaligus memperkuat kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pewarta •Eko Widiantoro
