Gerakan Pangan Murah di Rancabali, Kupon 1.000 Warga Terbantu
0 menit baca
Bandung iNet99.id – Ratusan warga Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, memadati Lapangan Voli untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Bandung, Senin (23/2/2026). Program ini menghadirkan beras, minyak goreng, gula, telur, tepung, dan sayuran dengan harga lebih terjangkau.
Suasana di lokasi terlihat ramai. Warga rela antre meski hujan turun sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar. Antrean tertib dan berjalan lancar berkat pengaturan panitia.
Salah satu warga, Lilis dari Rancabogo, tampak memegang kupon belanja yang dibagikan. "Alhamdulillah, ini sangat membantu. Harga lebih murah, apalagi kebutuhan rumah tangga meningkat selama Ramadan. Semoga program seperti ini bisa terus berlanjut," ujarnya.
Kupon yang dibagikan berasal dari dukungan DPRD Kabupaten Bandung melalui tim Hadiat, dengan total 1.000 kupon untuk warga setempat.
Koordinator tim, Azis Ahmad Zaenudin, turun langsung membantu warga menukarkan kupon. "Program ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau," katanya. Pernyataan singkat ini menekankan bahwa tujuan utama adalah mempermudah warga, bukan sekadar acara formal.
Program ini menyiapkan sekitar 10–12 komoditas pangan pokok dan strategis, termasuk beras premium, beras SPHP, Minyakita, minyak premium, telur, gula, tepung terigu, serta aneka sayuran.
Seluruh produk dipastikan aman dan memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan. Hal ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan konsumen di tengah tingginya permintaan selama Ramadan.
Camat Rancabali, H. Mamet Slamet, S.IP., M.Si., turut menyapa warga di lokasi, memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan barang. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memperpendek akses warga ke bahan pokok dan membantu meringankan beban rumah tangga.
Panitia juga menyiapkan sistem antrean dan pengawasan kupon untuk memastikan semua warga mendapat kesempatan yang sama. Hal ini membuat kegiatan berjalan tertib dan aman.
Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Sinergi tersebut terlihat dari dukungan tim Hadiat yang membagikan kupon, sekaligus menyiapkan warga agar program bisa langsung dirasakan manfaatnya.
Bagi banyak warga, Gerakan Pangan Murah ini lebih dari sekadar belanja murah. Mereka merasakan dampak nyata bagi rumah tangga dan kepastian ketersediaan pangan strategis.
Lilis menambahkan, keberadaan program ini sangat membantu dan berharap kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkelanjutan. "Semoga tidak hanya saat ini, tetapi terus ada untuk warga," katanya.
Dengan kolaborasi yang tepat, kegiatan seperti ini membuktikan bahwa program pemerintah dapat dirasakan langsung manfaatnya, sambil memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di tingkat desa.
Pewarta: Uus

