BREAKING NEWS

KDMP Desa Nagrak Pacet Gandeng MBG, Kirim 10.000 Pak Kripik Bayam per Hari


BANDUNG | iNet99.id - Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, menunjukkan langkah progresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Melalui dukungan Badan Gizi Nasional (BGN), KDMP Desa Nagrak kini mampu mengirimkan sedikitnya 10.000 pak kripik bayam setiap hari ke MBG yang berlokasi di Purwakarta.

Pengiriman tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KDMP Desa Nagrak, H. Ace Sumarna. Produk kripik bayam hasil olahan warga Desa Nagrak dipasok secara rutin sebagai bagian dari rantai distribusi program MBG di wilayah Purwakarta.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Kripik bayam yang diproduksi oleh warga Desa Nagrak tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga didistribusikan secara lebih luas melalui skema kemitraan yang terintegrasi.


Ketua KDMP Desa Nagrak, Ace Sumarna, menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan perputaran ekonomi langsung di tingkat desa.

“Kami ingin memastikan bahwa hadirnya KDMP dan BGN benar-benar menjadi instrumen uang mengalir ke rakyat. Dengan produksi 10.000 pak kripik bayam per hari, itu berarti ada banyak tangan warga yang terlibat—mulai dari petani bayam, pengolah, hingga bagian pengemasan,” ujar Hj. Ace Sumarna saat ditemui di sela kegiatan produksi.

Menurutnya, program ini bukan sekadar bisnis, melainkan gerakan ekonomi berbasis gotong royong. Bahan baku bayam dipasok langsung oleh petani setempat, sehingga rantai ekonomi terjadi secara berkesinambungan di dalam desa.

“Dulu petani hanya menjual bayam mentah dengan harga fluktuatif. Sekarang ada nilai tambah. Bayam diolah menjadi kripik berkualitas dengan standar produksi yang kami jaga. Ini meningkatkan pendapatan warga secara signifikan,” tambahnya.

Kerja sama dengan MBG sendiri difokuskan pada penyediaan makanan ringan berbahan dasar sayuran yang lebih sehat dan bergizi. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas asupan masyarakat, terutama anak-anak dan remaja.

Selain membuka lapangan kerja baru, KDMP Desa Nagrak juga mendorong pelatihan dan peningkatan kapasitas warga. Para ibu rumah tangga dilibatkan dalam proses produksi, sementara generasi muda diberi kesempatan mengelola distribusi dan pemasaran.

Hj. Ace Sumarna menegaskan bahwa model kolaborasi seperti ini bisa menjadi contoh bagi desa lain.

“Kami berharap langkah ini bisa direplikasi di daerah lain. Desa punya potensi besar. Kalau dikelola secara profesional dan transparan, desa bisa mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Dengan produksi mencapai 10.000 pak per hari, KDMP Desa Nagrak kini menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal yang patut diperhitungkan di wilayah Pacet.

Dukungan BGN serta sinergi dengan MBG memperkuat posisi desa sebagai pusat produksi pangan olahan berbasis masyarakat.

Hadirnya KDMP dan BGN sebagai instrumen perputaran ekonomi di tingkat akar rumput menjadi harapan baru bagi warga. Program ini membuktikan bahwa pembangunan ekonomi tidak selalu harus berpusat di kota besar.

Dari Desa Nagrak, semangat kemandirian dan kesejahteraan tumbuh, menghadirkan optimisme bahwa uang benar-benar bisa mengalir ke rakyat.


Laporan langsung •Dian Rahadian

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini