Aklamasi dan Konsolidasi, Syarief Bastaman Siap Ubah Wajah Politik Nasional
0 menit baca
Bandung | iNet99.id – Panggung politik nasional kembali diramaikan dengan munculnya kepemimpinan baru yang membawa narasi berbeda. Syarief Bastaman kini resmi memimpin Partai Indonesia Bangkit, dan langsung melontarkan pesan tegas: Indonesia butuh politik yang sehat dan waras, bukan politik penuh kebencian.
Dalam pernyataannya, Syarief tidak berbasa-basi. Ia menegaskan bahwa arah politik Indonesia ke depan tidak boleh lagi didominasi konflik, provokasi, dan polarisasi yang memecah belah masyarakat.
“Sudah saatnya kita meninggalkan politik kebencian. Politik itu harus sehat dan waras. Sehat secara etika, waras secara akal sehat,” tegas Syarief Bastaman.
Menurutnya, demokrasi bukan arena saling menjatuhkan, melainkan ruang adu gagasan untuk kepentingan rakyat. Ia menyebut bahwa terlalu lama masyarakat disuguhi pertarungan narasi yang lebih banyak mengedepankan emosi ketimbang solusi.
“Kalau politik hanya diisi amarah dan fitnah, rakyat yang jadi korban. Kita ingin hadir membawa solusi, bukan sensasi,” ujarnya.
Rekam Jejak Organisatoris yang Tak Main-main
Syarief bukan sosok yang muncul tiba-tiba. Ia memiliki pengalaman panjang dalam dunia organisasi. Sebelumnya, ia pernah dipercaya menggantikan kepemimpinan dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), menggantikan Sofyan Yusuf yang mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir. Dalam forum tersebut, 24 dari 26 Pengurus Cabang di Jawa Barat hadir dan memberikan dukungan kuat.
Tak hanya itu, pada Kongres Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) ke-26 yang digelar di Loji Gandrung, Solo, 3 Desember 2022, Syarief bahkan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum GABSI masa bakti 2022–2026. Terpilih tanpa voting menunjukkan kuatnya kepercayaan peserta kongres terhadap kepemimpinannya.
Pengalaman itulah yang kini dibawanya ke panggung politik nasional.
Indonesia Butuh Energi Baru
Di bawah komandonya, Partai Indonesia Bangkit disebut akan fokus pada konsolidasi internal dan penguatan basis akar rumput. Syarief menegaskan bahwa partainya tidak ingin sekadar menjadi peserta demokrasi, tetapi menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa.
“Kita ingin membangun ekonomi rakyat, memperkuat UMKM, membuka ruang bagi generasi muda, dan memastikan politik tidak jauh dari kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola partai yang profesional. Menurutnya, partai politik harus dikelola secara modern agar mampu mendapatkan kembali kepercayaan publik.
“Kepercayaan itu mahal. Kalau kita tidak jaga integritas, publik akan meninggalkan kita,” ujarnya lugas.
Tegas Tolak Politik Tidak Waras
Pernyataan paling keras Syarief muncul saat ia menyinggung fenomena politik ekstrem dan polarisasi sosial.
“Politik yang tidak waras itu yang memecah belah, yang memainkan isu-isu sensitif demi kekuasaan. Kita tidak mau seperti itu. Indonesia butuh kesejukan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Partai Indonesia Bangkit ingin menjadi rumah bersama bagi masyarakat yang lelah dengan pertarungan politik yang tidak produktif.
“Kita ingin menjadi kekuatan penyeimbang. Politik harus rasional, beradab, dan bermartabat,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru dan narasi politik sehat yang digaungkan, publik kini menanti langkah konkret Partai Indonesia Bangkit di bawah komando Syarief Bastaman. Apakah ini benar-benar menjadi angin segar di tengah panasnya suhu politik nasional? Waktu yang akan menjawab.
Red.
