Desa Sadawangi Majalengka Terima Penghargaan Kepatuhan Pajak dari Bapenda
0 menit baca
![]() |
| Kepala Desa Sadawangi dan hadiah satu unit motornya di Kantor Bapenda Majalengka. (Foto: iNet99.id) |
MAJALENGKA, iNet99. id – Desa Sadawangi, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, meraih penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Majalengka atas kepatuhan warganya dalam melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025. Sebagai bentuk apresiasi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Majalengka memberikan hadiah berupa satu unit sepeda motor matic Yamaha Fazio.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, kepada Pemerintah Desa Sadawangi dalam kegiatan Anugerah Pajak Daerah dan Lapak Rujak Limpung Awards 2025 yang berlangsung di Aula BKPSDM Majalengka, Rabu (24/12/2025).
Kepala Desa Sadawangi, Parman Suryana, mengatakan bahwa desanya masuk dalam kategori desa tercepat dan paling taat dalam pelunasan PBB-P2 tahun 2025. Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah desa yang berupaya memberi keteladanan kepada masyarakat.
“Pemerintah desa berusaha memberi contoh, sehingga masyarakat memiliki kepercayaan dan kesadaran untuk melunasi kewajiban pajak tepat waktu. Alhamdulillah, tahun ini PBB-P2 dapat lunas 100 persen,” kata Parman saat ditemui usai kegiatan.
Parman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, khususnya Bupati dan jajaran Bapenda, atas penghargaan yang diberikan. Ia menilai, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus menjaga kepatuhan pajak.
Ia menambahkan, budaya kebersamaan dan kepercayaan yang terbangun di tengah masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga tingkat kepatuhan pajak di Desa Sadawangi.
“Sebagai desa, kami mengedepankan kebersamaan. Ketika masyarakat sudah percaya, upaya pemerintah desa akan lebih mudah dijalankan,” ujarnya.
Prestasi serupa sebelumnya juga pernah diraih Desa Sadawangi. Parman mengungkapkan, dalam dua tahun berturut-turut desanya selalu masuk nominasi desa dengan tingkat pelunasan PBB-P2 100 persen. Pada tahun sebelumnya, desa tersebut menerima penghargaan berupa perangkat elektronik.
Meski menerima penghargaan, Parman menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menjadikan hadiah sebagai tujuan utama. Menurut dia, yang lebih penting adalah menjaga kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai penyemangat. Namun yang utama adalah bagaimana kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban pajak terus terjaga,” kata Parman.
Team iNet99.id
