Gaza Hadapi Serangan Gencar Israel, 66 Anak Tewas Karena Kelaparan dan Ribuan Jadi Korban
![]() |
| Serangan Israel ke Gaza kian brutal. Hingga hari ke-103, 66 anak meninggal karena kelaparan, sementara total korban tewas melonjak ke 56 ribu jiwa. |
INET99.ID – Gaza kembali diguncang serangan brutal dari militer Israel pada Sabtu dini hari (28/6/2025), menandai hari ke-103 konflik yang mematikan. Dalam pemboman terbaru ini, sedikitnya 27 warga Palestina dilaporkan tewas. Sebelumnya, pada hari Jumat, hampir 100 korban jiwa tercatat dalam serangkaian serangan udara yang disebut pejabat Palestina sebagai tindakan pembantaian sistematis.
Tragedi ini memperparah kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza yang kian memburuk. Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa hingga kini, sebanyak 66 anak telah meninggal dunia akibat kekurangan gizi, imbas dari blokade ketat Israel yang menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNRWA memperingatkan akan terjadinya keruntuhan total sistem kesehatan di Gaza. Rumah sakit dan fasilitas medis dilaporkan rusak parah. Pasokan bahan bakar untuk listrik dan bantuan medis terblokade, membuat penanganan korban semakin tidak maksimal.
Situasi di lapangan menunjukkan eskalasi korban sipil. Empat anggota keluarga dilaporkan tewas saat mencoba memeriksa kondisi rumah mereka yang hancur di Al-Qarara. Dua warga lainnya menjadi korban tembakan di dekat pusat bantuan Amerika di utara Rafah, Gaza selatan.
Korban anak-anak terus bertambah. Seorang bocah tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangan di Sekolah Adnan Al-Alami di Kamp Pantai, utara Kota Gaza. Serangan udara juga menewaskan tiga saudara kandung yang mengungsi di sebuah tenda di kawasan al-Mawasi, Khan Younis.
Penyerangan terhadap sekolah dan tenda pengungsian menunjukkan bahwa tidak ada tempat aman bagi warga sipil Gaza. Bahkan fasilitas pendidikan kini menjadi target serangan. Di sekolah yang sama di Kota Gaza, satu anak dilaporkan tewas dan sepuluh lainnya terluka.
Militer Israel juga dilaporkan meluncurkan dua serangan tambahan di wilayah timur Kota Gaza dan melancarkan tembakan artileri berat. Bangunan-bangunan tempat tinggal di Ma’an, timur Khan Younis, hancur tak bersisa akibat serangan zionis tersebut.
Menurut data resmi dari Kementerian Kesehatan Gaza, hingga kini korban jiwa akibat agresi Israel sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 56.331 orang, sementara 132.632 lainnya terluka. Hanya dalam periode 18 Maret hingga kini, 6.008 orang tewas dan lebih dari 20.591 orang mengalami luka-luka.
Kondisi ini memperkuat seruan internasional untuk menghentikan kekejaman Israel di Gaza. Namun, hingga saat ini, upaya gencatan senjata belum menunjukkan titik terang.
sumber •Situs Al-Manar
Tag
#Gaza #IsraelSerangGaza #AnakGazaTewas #BlokadeIsrael #KrisisKemanusiaan #PBB #BeritaInternasional #inet99id
