Pria Tewas Terjebak di Sumur 18 Meter Saat Berupaya Selamatkan Teman
0 menit baca
📰 INTI BERITA
1
Reynaldi Rudi Pradana (30) meninggal dunia setelah terjebak di dalam sumur kering sedalam sekitar 18 meter.
2
Reynaldi turun ke sumur untuk membantu Rian Riandi (21) yang lebih dahulu pingsan di dalam sumur tersebut.
3
Korban mengalami sesak napas yang diduga akibat kekurangan oksigen hingga kehilangan kesadaran di dasar sumur.
4
Rian berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cipeundeuy untuk mendapatkan pertolongan medis.
5
Reynaldi dievakuasi sekitar pukul 10.45 WIB dan sempat dibawa ke klinik, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
BANDUNG BARAT, iNet99.id – Seorang pria bernama Reynaldi Rudi Pradana (30) meninggal dunia setelah terjebak di dalam sumur kering sedalam sekitar 18 meter di Kampung Ciburial, Desa Jatimekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026).
Reynaldi diketahui berupaya menyelamatkan temannya, Rian Riandi (21), warga Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalongwetan, yang lebih dahulu pingsan di dalam sumur tersebut, Kamis(1/10/2026).
Peristiwa bermula ketika Reynaldi turun ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 18 meter untuk mengambil barang berupa senter. Namun, saat berada di dasar sumur, korban mengalami sesak napas yang diduga akibat kekurangan oksigen.
Kondisi tersebut membuat Reynaldi tidak mampu kembali memanjat ke atas hingga akhirnya kehilangan kesadaran.
Kapolsek Cipeundeuy Kompol Suwandi mengatakan, Reynaldi awalnya berupaya menyelamatkan Rian yang lebih dahulu berada di dalam sumur. Namun, Reynaldi justru ikut terjebak di dasar sumur.
Menurut Suwandi, Reynaldi sempat meminta pertolongan dengan berteriak. Teriakan tersebut kemudian terdengar oleh istrinya, Dede Siti Sulastri.
“Mendengar teriakan korban, istrinya kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar,” kata Kompol Suwandi.
Warga yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi kedua korban dari dalam sumur.
Rian kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cipeundeuy menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Rian kemudian dibawa ke Puskesmas Cipeundeuy menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap Suwandi.
Sementara itu, proses evakuasi terhadap Reynaldi baru berhasil dilakukan sekitar pukul 10.45 WIB. Korban kemudian dibawa ke UGD Klinik Naura Husada untuk mendapatkan pertolongan.
Namun naas, nyawa Reynaldi tidak berhasil diselamatkan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
“Korban sempat dibawa ke UGD Klinik Naura Husada. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Suwandi.
Suwandi menambahkan, polisi bersama unsur terkait telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas juga melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Petugas sudah melakukan pengecekan TKP, mengamankan lokasi serta meminta keterangan saksi-saksi,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kondisi sumur yang dalam dan diduga mengalami keterbatasan oksigen dapat membahayakan orang yang masuk ke dalamnya, terutama tanpa peralatan dan prosedur keselamatan yang memadai.
Editor: Andi
Sumber: Detikcom, Media Indonesia
