Waspada Lonjakan Influenza A, Wali Kota Bandung Pastikan Faskes Siaga dan Dilarang Tolak Pasien

Waspada Lonjakan Influenza A, Wali Kota Bandung Pastikan Faskes Siaga dan Dilarang Tolak Pasien

KOTA BANDUNG, iNet99.id — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan fasilitas kesehatan tetap menerima dan menangani pasien di tengah peningkatan kewaspadaan Influenza A di Kota Bandung.

Farhan menyampaikan imbauan tersebut di Balai Kota Bandung Selasa, 22/9/2026, sekaligus meminta warga tidak menganggap remeh gejala influenza. Sejumlah kasus Influenza A telah ditangani fasilitas kesehatan Kota Bandung, termasuk pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit.

Pemkot Bandung meningkatkan kewaspadaan di fasilitas kesehatan, namun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menghadapi kondisi tersebut dengan kepanikan.

“Untuk fasilitas kesehatan kita hidupkan kembali kewaspadaan seperti kita menghadapi Covid, tapi levelnya level rumah sakit atau fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Farhan secara khusus meminta orang tua tidak memaksakan anak yang mengalami gejala flu untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Kalau anak-anak mengalami flu, sebaiknya tidak sekolah dulu pastikan ke dokter dulu karena gejalanya ternyata persis seperti Covid,” ungkapnya.

Gejala yang perlu diperhatikan meliputi demam tinggi selama beberapa hari, kehilangan penciuman atau anosmia, kehilangan kemampuan mengecap rasa, serta batuk berat berkepanjangan. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi potensi penularan di sekolah yang menjadi tempat berkumpulnya banyak anak.

“Kalau anak terlihat mulai mengalami gejala flu, jangan dipaksakan sekolah. Karena biasanya penyebaran seperti belajar dari masalah Covid terjadi ketika ada perkumpulan,” ucapnya.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Bandung, terdapat peningkatan kasus influenza, tetapi angkanya belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Farhan menilai meningkatnya kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan turut dipengaruhi informasi mengenai super flu yang ramai beredar melalui media sosial.

“Laporan dari Dinkes, ada peningkatan tapi ternyata datanya juga tidak terlalu signifikan. Tapi di media sosial ramai sampai IGD pun penuh,” kata Farhan.

Ia mengingatkan kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan tanpa menimbulkan kepanikan ketika menghadapi gejala influenza. “Flu sedikit juga karena ada super flu jadi wajarlah. Bagus kewaspadaan,” ungkapnya.

Untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pertolongan medis, Farhan menegaskan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak pasien.

“Saya akan memastikan bahwa tidak ada satu pun fasilitas kesehatan yang menolak pasien. Terima dulu, tangani, baru tanyakan tentang BPJS-nya,” jelas Farhan.

Selain pemeriksaan ketika mengalami gejala, Farhan menyarankan masyarakat yang masih sehat mempertimbangkan vaksinasi influenza sebagai salah satu langkah perlindungan.

“Untuk yang masih sehat, saya sarankan untuk segera suntik vaksin flu,” tuturnya.


Editor: Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini