Raphinha Cedera, Brasil Diterpa Kabar Buruk Jelang Fase Gugur Piala Dunia 2026
0 menit baca
INET99.ID – Kabar kurang menggembirakan datang dari kubu Timnas Brasil di tengah perjuangan mereka di Piala Dunia FIFA 2026. Winger andalan, Raphinha, mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menepi pada laga terakhir fase grup dan menimbulkan kekhawatiran jelang babak gugur.
Cedera tersebut terjadi saat Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Haiti pada pertandingan Grup C. Raphinha terpaksa meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mengeluhkan nyeri pada otot paha belakang kanan.
Hasil pemeriksaan tim medis Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) memastikan pemain Barcelona itu mengalami cedera hamstring. Meski belum diumumkan secara pasti berapa lama masa pemulihannya, Raphinha langsung menjalani program perawatan intensif.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan Raphinha tidak akan dimainkan pada pertandingan terakhir fase grup melawan Skotlandia. Keputusan tersebut diambil agar sang pemain dapat fokus menjalani proses pemulihan dan menghindari risiko cedera yang lebih parah.
Meski kehilangan salah satu pemain terbaiknya, Brasil tetap optimistis mampu mengamankan hasil positif. Ancelotti menegaskan bahwa timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengatasi absennya Raphinha.
Di sisi lain, kabar baik datang dari kondisi Neymar. Sang megabintang dikabarkan telah pulih dan siap tampil apabila dibutuhkan pada pertandingan berikutnya, sehingga diharapkan dapat menambah daya gedor lini serang Brasil.
Cedera yang dialami Raphinha menjadi perhatian serius karena merupakan masalah hamstring yang kembali kambuh dalam kurun waktu sekitar satu tahun. Riwayat cedera serupa membuat tim medis memilih langkah yang lebih hati-hati sebelum mengizinkannya kembali bermain.
Meski demikian, Brasil belum mencoret nama Raphinha dari daftar pemain Piala Dunia 2026. Federasi dan tim pelatih masih berharap proses rehabilitasi berjalan lancar sehingga ia bisa kembali memperkuat Selecao pada fase gugur.
Raphinha sendiri menunjukkan semangat tinggi untuk segera pulih. Melalui pesan di media sosial, ia menegaskan akan melakukan segala cara agar bisa kembali ke lapangan dan membantu Brasil mengejar gelar juara dunia.
Dukungan juga datang dari keluarga. Istri Raphinha mengungkapkan bahwa sang pemain sangat terpukul setelah mengalami cedera, namun tetap bertekad bangkit dan kembali memperkuat negaranya di turnamen ini.
Absennya Raphinha tentu menjadi kehilangan besar bagi Brasil. Selama beberapa musim terakhir, pemain berusia 29 tahun itu menjadi salah satu motor serangan berkat kecepatan, kreativitas, dan kemampuannya mencetak gol maupun memberikan assist.
Kini, perhatian publik Brasil tertuju pada proses pemulihan sang winger. Tim medis akan terus memantau perkembangan kondisinya dari hari ke hari sebelum mengambil keputusan mengenai kemungkinan tampil di babak 32 besar.
Apabila mampu pulih tepat waktu, kehadiran Raphinha dipastikan akan menjadi tambahan kekuatan yang sangat berarti bagi Brasil dalam menghadapi lawan-lawan berat di fase gugur Piala Dunia 2026. Namun jika belum sepenuhnya bugar, Ancelotti diperkirakan tidak akan mengambil risiko memainkan pemain yang belum berada dalam kondisi terbaiknya.
Dengan persaingan menuju gelar juara dunia yang semakin ketat, setiap kondisi pemain menjadi faktor penting. Cedera Raphinha menjadi ujian bagi kedalaman skuad Brasil sekaligus membuktikan apakah Selecao mampu menjaga performa mereka dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.
Editor: Andi
