BREAKING NEWS

Taufik Hidayat Ditangkap di Majalaya, Akhir Pelarian Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung

Taufik Hidayat Ditangkap di Majalaya, Akhir Pelarian Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung

BANDUNG, INET99.ID – Pelarian Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung, akhirnya berakhir. Polda Jawa Barat berhasil menangkap pria tersebut pada Selasa (23/6/2026) setelah sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penangkapan Taufik Hidayat menjadi perhatian publik setelah kasus yang menimpa YTR viral di media sosial dan memicu kemarahan masyarakat. Korban diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan dalam jangka waktu yang panjang hingga mengalami luka serius.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengonfirmasi bahwa tersangka berhasil diamankan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

"Polda Jabar menangkap pelaku penganiayaan dan penyekapan. Pelaku atas nama Taufik Hidayat di wilayah hukum Polres Bandung tepatnya di Majalaya," kata Hendra kepada wartawan Selasa, 23 Juni 2026.

Sebelumnya, Polda Jawa Barat telah menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap korban dengan sangkaan penganiayaan berdasarkan Pasal 466 KUHP baru serta tindak pidana penyekapan. Polisi juga menerbitkan status DPO karena yang bersangkutan tidak berada di lokasi saat proses penyelidikan berlangsung.

"Beberapa hari yang lalu, TH alias Taufik Hidayat sudah kami tetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan penyekapan. Saat ini juga telah diterbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap yang bersangkutan," katanya kepada awak media, Selasa 23 Juni 2026.

Kasus ini mencuat setelah keluarga korban menerima informasi bahwa YTR berada di rumah sakit dalam kondisi memprihatinkan. Keluarga kemudian mendatangi rumah sakit dan menemukan korban mengalami sejumlah luka serius pada tubuhnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengalami luka berat yang berdampak pada kemampuan penglihatannya. Selain itu, korban juga mengalami kesulitan berbicara dan berjalan akibat dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Penyidik menduga tindak kekerasan terhadap korban berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi fisik korban saat ditemukan dan sejumlah keterangan yang berhasil dikumpulkan penyidik.

Selain dugaan kekerasan fisik, polisi juga menyelidiki dugaan penyekapan yang membuat korban terputus komunikasi dengan keluarga selama bertahun-tahun. Kasus ini kini menjadi salah satu perhatian utama aparat penegak hukum di Jawa Barat.

Sebelum ditangkap, keberadaan Taufik Hidayat sempat menjadi buruan aparat. Berbagai informasi mengenai identitas dan ciri-ciri pelaku bahkan tersebar luas di media sosial guna membantu proses pencarian.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia sebelumnya mengecam keras tindakan yang diduga dilakukan tersangka dan mendukung upaya penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku.

Penangkapan Taufik Hidayat disambut positif oleh masyarakat yang selama beberapa hari terakhir mengikuti perkembangan kasus tersebut. Banyak pihak berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.

Saat ini, tersangka telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna melengkapi berkas perkara dan mengungkap kemungkinan fakta-fakta baru dalam kasus tersebut.

Polda Jawa Barat juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perlindungan terhadap korban selama proses hukum berlangsung. Pendampingan medis dan psikologis menjadi bagian penting dalam penanganan kasus ini.

Dengan tertangkapnya Taufik Hidayat, masyarakat kini menantikan proses hukum berikutnya. Aparat menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan akan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Editor: Andi Setiadi | INET99.ID
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

💛 Dukung Jurnalisme Independen

Besar kecilnya dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Terkini