Komite SMAN 1 Cikijing Gagas Program Bertani untuk Bentuk Karakter Siswa
0 menit baca
Majalengka, iNet99.id – Komite Sekolah SMAN 1 Cikijing, Kabupaten Majalengka, menggagas program bertani sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter siswa. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai kemandirian, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui aktivitas yang lekat dengan budaya lokal masyarakat Cikijing.
Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Cikijing, H Baya, mengatakan program tersebut merupakan hasil koordinasi Komite Pancawaluya bersama pihak sekolah. Ia menilai pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus menyentuh pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan.
“Bertani mengajarkan kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama. Nilai-nilai ini penting bagi pembentukan karakter siswa. Apalagi budaya bertani sudah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Cikijing,” ujar H Baya, Kamis (22/1/2026).
Pada tahap awal, sekolah bersama komite akan memanfaatkan lahan di lingkungan sekolah untuk kegiatan bercocok tanam. Sejumlah komoditas yang direncanakan untuk dibudidayakan di antaranya bibit anggur, daun katuk, serta berbagai jenis sayuran.
Seluruh proses, mulai dari penanaman hingga perawatan tanaman, akan melibatkan langsung siswa-siswi sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik. Melalui keterlibatan tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar dari pengalaman nyata di lapangan.
H Baya menambahkan, aktivitas bertani ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah sekaligus melatih konsistensi dan etos kerja siswa. “Hasilnya mungkin tidak instan, tetapi prosesnya yang mendidik,” katanya.
Pihak sekolah menilai program bertani ini sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam aspek gotong royong, kemandirian, dan bernalar kritis. Ke depan, program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sekitar.(Eko)
