Putusan Mengejutkan! Hakim Federal Pukul Balik Trump, Pengerahan Garda Nasional California Harus Dihentikan
0 menit baca
![]() |
| Poto : APNews |
Amerika Serikat, iNet99.id - Pemerintahan Donald Trump kembali menghadapi hambatan hukum setelah seorang hakim federal mengeluarkan putusan sementara yang menghentikan pengerahan Garda Nasional California di Los Angeles. Keputusan tersebut menegaskan bahwa kendali atas pasukan harus dikembalikan kepada otoritas negara bagian, suatu langkah yang dinilai sebagai koreksi atas tindakan luar biasa yang diambil oleh pemerintah federal.
Putusan ini dijatuhkan oleh Hakim Distrik AS Charles Breyer di San Francisco. Dalam keputusannya pada hari Rabu, Breyer mengabulkan perintah sementara yang diajukan oleh pejabat California yang menentang langkah pemerintahan Trump menggunakan pasukan Garda Nasional negara bagian tanpa persetujuan gubernur.
Meskipun begitu, sang hakim memutuskan untuk menunda efektivitas perintah tersebut hingga hari Senin, memberikan jeda bagi proses hukum berikutnya.
Pemerintah negara bagian California menyampaikan bahwa kondisi lapangan di Los Angeles sudah jauh berubah sejak pemerintahan Trump pertama kali mengambil alih komando atas Garda Nasional dan mengerahkan mereka pada bulan Juni.
Menurut mereka, alasan awal pengerahan sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan situasi terkini yang dinilai lebih terkendali.
Ketika pengerahan pertama dilakukan, pemerintah federal sempat memanggil lebih dari 4.000 personel Garda Nasional California untuk mendukung operasi yang berkaitan dengan penegakan hukum imigrasi.
Namun, jumlah tersebut terus menyusut seiring berjalannya waktu. Pada akhir Oktober, jumlahnya menurun drastis hingga hanya tersisa beberapa ratus pasukan saja.
Bahkan, data terbaru menunjukkan hanya sekitar 100 pasukan Garda Nasional yang masih bertugas di wilayah Los Angeles pada saat putusan hakim Breyer dikeluarkan. Fakta ini semakin memperkuat argumen pejabat California bahwa keberadaan pasukan tersebut di lapangan tidak lagi diperlukan dalam skala seperti sebelumnya.
Meski jumlah personel telah berkurang signifikan, pemerintahan Partai Republik tetap memilih memperpanjang masa pengerahan hingga Februari.
Tidak berhenti di situ, pemerintah juga mencoba mengarahkan penggunaan anggota Garda Nasional California ke Portland, Oregon sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk mengirimkan militer ke kota-kota yang dipimpin oleh Partai Demokrat, sebuah langkah yang menimbulkan kontroversi besar.
Penolakan keras muncul dari gubernur dan wali kota di berbagai wilayah yang merasa bahwa tindakan pemerintah federal telah melampaui batas kewenangan.
Mereka menilai bahwa intervensi semacam ini justru memperumit situasi lokal dan menimbulkan kekhawatiran mengenai penggunaan militer untuk tujuan politik.
Di sisi lain, pengacara Departemen Kehakiman AS memberikan pembelaan atas langkah tersebut. Mereka menyatakan bahwa pemerintah masih membutuhkan kehadiran anggota Garda Nasional di Los Angeles untuk membantu melindungi personel federal serta aset-aset penting milik pemerintah pusat. Menurut mereka, ancaman terhadap properti federal belum sepenuhnya hilang.
Kendati demikian, argumen tersebut tidak serta-merta meredakan kritik. Banyak pihak melihat langkah ini sebagai upaya pemerintah federal untuk memperkuat kendali di kota-kota besar yang berada di bawah kepemimpinan Partai Demokrat, terutama di tengah meningkatnya ketegangan politik nasional.
Keputusan sementara dari hakim Breyer kini menjadi titik balik penting dalam polemik panjang ini. Putusan tersebut bukan hanya menghentikan pengerahan, tetapi juga membuka ruang bagi debat yang lebih luas tentang batas kewenangan federal dalam memobilisasi pasukan Garda Nasional negara bagian tanpa persetujuan gubernur.
Menjelang hari Senin, perhatian publik dan para pemangku kepentingan tertuju pada langkah selanjutnya dari pemerintah federal.
Apakah mereka akan mencoba mempertahankan pengerahan dengan argumen keamanan, atau mematuhi perintah pengadilan dan mengembalikan sepenuhnya kontrol pasukan kepada negara bagian California.***
.webp)