BREAKING NEWS

Dari Kidung Sejarah hingga Larung Ikan, Begini Meriahnya Milangkala Desa Cibuluh

Forkopimcam Ujungjaya ucap syukur dan sambut kegembiraan setelah usai acara Larung. (Foto: Yudisthira)

Sumedang, iNet99.id– Suasana Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang berubah meriah sejak Senin (24/11/2025) pagi. Ratusan warga tampak memenuhi halaman kantor desa untuk mengikuti peringatan Milangkala ke-51 yang tahun ini mengangkat tema “Ngirut Ratu Mapag Raja, Ngabuka Zaman Munggaran.”

Acara dibuka dengan penampilan tarian adat oleh pemuda desa. Aroma kemenyan perlahan memenuhi udara, menciptakan nuansa yang hangat dan penuh kekhidmatan. Di sela rangkaian itu, Lembaga Adat Desa membacakan kidung sejarah yang menceritakan perjalanan Desa Cibuluh sejak masa para leluhur hingga kini.

Forkopimcam Ujungjaya juga hadir dalam kegiatan tersebut bersama tokoh masyarakat, perangkat desa, dan para sesepuh.


1. Mengingat Perjuangan Leluhur Desa

Kepala Desa Cibuluh, Dudu Sudrajat, mengatakan bahwa milangkala bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momen refleksi untuk mengenang perjuangan para karuhun yang membangun desa dari awal.

“Peringatan ini untuk mengingat perjalanan panjang leluhur kita. Masih banyak cita-cita pembangunan desa yang belum tercapai dan itu menjadi tugas kita bersama,” ujar Dudu.

Ia juga mengajak warga untuk tetap menjaga kekompakan dan menguatkan gotong royong agar pembangunan desa bisa berjalan lebih maksimal ke depan.


2. Prosesi Larung di Bendungan Cipanas Jadi Sorotan

Setelah rangkaian acara di kantor desa selesai, warga beralih ke Bendungan Cipanas untuk mengikuti prosesi “larung” atau pelepasan ikan emas. Puluhan ikan emas tersebut dilepas oleh aparatur desa bersama pihak terkait, kemudian diserahkan secara simbolis kepada petugas bendungan.

Prosesi larung ini diyakini sebagai simbol doa dan harapan agar Desa Cibuluh selalu diberi keselamatan, kemakmuran, dan kelancaran rezeki. Terutama karena sebagian besar warga menggantungkan hidup pada pertanian yang sangat bergantung pada sumber air bendungan.

Warga yang menyaksikan dari tepi bendungan tampak antusias. Anak-anak berlarian ke sisi pembatas untuk melihat ikan emas dilepas ke air, sementara para sesepuh mengikuti prosesi dengan khidmat.



3. Milangkala Ditutup dengan Harapan Baru

Setelah seluruh ikan dilepas, prosesi larung resmi menutup rangkaian Milangkala ke-51 Desa Cibuluh. Warga mulai kembali ke rumah masing-masing dengan membawa harapan baru untuk masa depan desa.

Bagi masyarakat Cibuluh, milangkala bukan hanya perayaan, tetapi juga pengingat bahwa perjalanan desa masih panjang dan butuh kerja sama seluruh warganya untuk terus berkembang.


Pewarta •Yudhistira

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini