BREAKING NEWS

Rekening Ustad Das'ad Latif Diblokir Bank Pemerintah, Dana untuk Pembangunan Masjid Tertahan



INET99.ID – Ustad Das'ad Latif mengungkapkan kekecewaannya setelah rekening bank miliknya yang berisi dana pembangunan masjid diblokir secara sepihak oleh salah satu bank milik pemerintah. Kejadian ini mencuat saat Ustad Das'ad hendak melakukan penarikan dana untuk kebutuhan pembelian semen dan keperluan pembangunan lainnya.

Menurut penuturan Ustad Das'ad dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Threads @fanany_rachman pada 8 Agustus 2025, pemblokiran terjadi karena rekening dianggap tidak aktif selama tiga bulan. Padahal, menurutnya, dana tersebut memang sengaja disimpan untuk keperluan ibadah.

"Setahu saya, selalu diiklankan oleh negara ayo menabung, ayo menabung. Menabunglah saya, tapi kenapa diblokir?" ucap Ustad Das'ad dalam rekaman video tersebut.

Pihak bank, menurut keterangan yang disampaikan kepadanya, beralasan bahwa langkah pemblokiran diambil untuk mencegah hal-hal negatif. Namun, tindakan itu justru dinilai merugikan masyarakat yang menabung dengan niat baik.

“Saya berharap pemerintah membuat keputusan yang betul-betul elegan, tidak meresahkan masyarakat dan tidak menyusahkan rakyat kecil,” lanjutnya.

Ustad Das'ad juga menegaskan bahwa dirinya menabung bukan hanya untuk keamanan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi membantu negara.

“Saya menabung untuk aman dan membantu negara,” pungkasnya.

Unggahan video tersebut langsung viral di media sosial dan menuai ratusan komentar dari netizen yang turut menyuarakan keresahan dan dukungan kepada Ustad Das'ad. Banyak warganet mempertanyakan kebijakan perbankan yang dinilai menyulitkan nasabah, terutama ketika dana yang disimpan bertujuan untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak bank terkait kasus tersebut.


Editor •Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini