Baya Sang Filantropis Majalengka Hadirkan Kegembiraan untuk Santri Yatim Piatu
0 menit baca
Majalengka – Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Mansyaul Ulum di Blok Ciranca, Desa Rawa, Kecamatan Cingambul, dipenuhi gelak tawa. Puluhan santri yatim piatu berlarian menyambut sebuah truk yang membawa dua unit permainan anak: ayunan dan perosotan,
Kamis,( 8 /8/ 2025).
Bagi mereka, fasilitas sederhana itu bukan sekadar sarana bermain, melainkan hadiah besar yang datang dari sosok yang sudah mereka kenal: H. Baya, pengusaha sekaligus filantropis asal desa setempat. Kehadiran pria berusia paruh baya itu langsung disambut riuh, beberapa santri bahkan berebut untuk mencoba permainan yang baru saja dipasang di halaman pesantren.
Baya mengaku bantuan ini lahir dari permintaan santri yang sejak lama mendambakan tempat bermain di pondok. “Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk berbagi. Ini untuk membuat anak-anak lebih betah belajar dan mengaji, sekaligus menarik minat anak-anak lain agar mau bergabung,” kata Baya saat ditemui di lokasi. Ia juga berjanji akan menambah perlengkapan bermain lain pada Sabtu mendatang.
Pimpinan Ponpes Mansyaul Ulum, Ustadz H. Nurhadin, menyebut bantuan tersebut lebih dari sekadar hiburan. “Fasilitas ini akan mempererat hubungan emosional antara pengajar dan santri, membuat mereka merasa lebih diperhatikan,” ujarnya.
Di mata warga, Baya bukan hanya pengusaha sukses, melainkan figur yang kerap hadir di tengah masyarakat lewat aksi sosialnya. Beberapa bulan terakhir, ia rutin membantu pembangunan fasilitas umum di desa, mulai dari perbaikan masjid hingga santunan untuk warga kurang mampu.
Siang itu, suasana di Mansyaul Ulum ditutup dengan momen sederhana namun penuh makna. Puluhan santri berdiri berbaris, mengangkat tangan, dan dengan suara lantang meneriakkan kalimat yang mereka siapkan khusus untuk sang dermawan: “Haji Baya Bahagia!”
Pewarta •Eko
Editor •Andi
