Heboh! Warga Yang Sakit Diminta Mengungsi Oleh Kades Gegara Sound Horeg di Karnaval Desa
0 menit baca
![]() |
Ikuti saluran INET99.ID Klik DISINI |
INET99.ID - Karnaval di Donowarih hadirkan sound horeg, warga yang punya bayi, lansia, dan sakit diminta mengungsi demi hindari suara keras.
Kepala Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengeluarkan surat edaran terkait karnaval yang menghadirkan sound horeg pada Kamis (24/7/2025).
Dalam surat edaran tersebut, warga Desa Donowarih yang memiliki bayi, anak kecil, lansia, dan warga yang sedang sakit diminta untuk mengungsi sementara waktu.
Hal ini dilakukan untuk menghindari suara keras yang ditimbulkan dari penggunaan sound horeg saat acara karnaval berlangsung.
Sekretaris Desa Donowarih Ary Widya Hartono membenarkan adanya surat edaran itu. Ia menyebut kegiatan karnaval sudah menjadi tradisi rutin dua tahun sekali dalam rangka bersih desa.
“Saat kami presentasi ke kepolisian, kami tegaskan bahwa surat edaran ini bentuk antisipasi dari desa. Masyarakat pun mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).
Karnaval yang seharusnya menjadi hiburan warga ini justru memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat tertentu. Suara keras sound horeg dianggap bisa mengganggu kesehatan dan kenyamanan kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan orang sakit.
Edaran tersebut langsung mendapat perhatian publik, terutama di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi langkah preventif kepala desa, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan urgensi penggunaan sound horeg dalam acara desa.
Surat edaran ini sekaligus menjadi bukti bahwa polemik penggunaan sound horeg di masyarakat masih menjadi topik yang sensitif. Pemerintah desa berharap, imbauan ini bisa dipatuhi demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Editor •Andi
Dilansir •Kompas

