Suban Tattoo Kembali Berdiri pada 2026, Hadir dengan Pengalaman dan Dedikasi Lebih dari 20 Tahun
0 menit baca
BANDUNG, iNet99.id – Perjalanan panjang dalam dunia seni tato mengantarkan Suban Tattoo kembali berdiri secara mandiri pada 2026. Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade,
seniman di balik Suban Tattoo membangun kembali identitasnya dengan mengusung konsep studio eksklusif yang mengutamakan kualitas karya, kenyamanan klien, dan standar kebersihan.
Kisah perjalanan Suban Tattoo bermula sekitar 2005–2006, ketika dunia tato masih berkembang dan studio tato masih terbilang langka, khususnya di Bandung. Berawal dari kecintaan terhadap seni menggambar, pendirinya mulai mengenal dunia tato secara otodidak dengan keterbatasan peralatan.
Saat itu, ia bahkan merakit mesin tato sederhana menggunakan dinamo mainan Tamiya, sendok sebagai penyangga, serta jarum yang dibuat dari senar gitar. Dengan peralatan seadanya, ia mulai belajar menggambar di kulit teman-teman terdekatnya.
Pada 2006, perjalanan membawanya dari Garut ke Bandung. Di kota ini, ia mulai memperluas pergaulan dengan para seniman tato, mempelajari berbagai teknik, serta mendapatkan pengalaman langsung dari lingkungan komunitas seni tato.
Tahun 2007 menjadi titik penting dalam perjalanan kariernya. Ia bergabung dengan Kent Tattoo Studio di Bandung dan mulai menapaki dunia profesional. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kemampuannya hingga membawa langkahnya ke berbagai kota.
Pada 2008, ia melanjutkan perjalanan bersama Kent Tattoo Studio di cabang Braga. Selanjutnya, ia merantau ke Jakarta pada 2010, kemudian melanjutkan perjalanan ke Surabaya dan bergabung dengan Rauha Tattoo hingga 2012. Setelah itu, ia kembali ke Jakarta dan bekerja bersama Luxury Tattoo Bali hingga 2014.
Pertengahan 2014 menjadi momentum penting dengan lahirnya Suban Tattoo sebagai identitas dan merek miliknya sendiri. Berbekal pengalaman dari berbagai studio, Suban Tattoo mulai membangun karakter dan mengembangkan karya di industri seni tato.
Perjalanan tersebut terus berlanjut hingga 2021. Setelah itu, ia kembali bergabung dengan Kent Tattoo Studio sampai 2025, sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali membangun Suban Tattoo secara mandiri pada 2026.
Kini, Suban Tattoo hadir dengan konsep studio eksklusif berbasis janji temu (appointment only)
Setiap sesi dirancang khusus untuk satu klien agar seniman dapat memberikan perhatian penuh terhadap proses pembuatan desain hingga penyelesaian karya.
Mengutamakan dialog dan pemahaman terhadap keinginan klien, Suban Tattoo menjadikan setiap desain sebagai karya seni yang memiliki nilai personal.
Selain ketelitian dalam pengerjaan, aspek kebersihan dan kenyamanan juga menjadi perhatian utama.
Pengalaman panjang tersebut turut mengantarkan sang seniman meraih berbagai pencapaian, mulai dari mengikuti ajang tato tingkat nasional hingga internasional, serta dipercaya menjadi juri dan kurator dalam kegiatan seni tato.
Dengan perjalanan lebih dari 20 tahun, ribuan karya, dan berbagai pengalaman profesional, kebangkitan Suban Tattoo pada 2026 bukan sekadar mendirikan kembali sebuah studio, melainkan menjadi bukti konsistensi dalam mempertahankan kecintaan terhadap seni tato.
Kisah Suban Tattoo memperlihatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang. Dari peralatan rakitan sederhana hingga membangun identitas sendiri, perjalanan tersebut menjadi gambaran perjuangan seorang seniman dalam menjadikan seni tato sebagai jalan hidup.
Lokasi: Jalan Ahmad yani Apartemen Gateway Cicadas Bandung.
Pewarta: Kiki

