ADVERTISEMENT
Iklan

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Ini Profil dan Jejak Akademiknya


📰 Ringkasan Berita
🔹 Rocky Gerung resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto.
🔹 Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 2 Oktober 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.
🔹 Rocky dikenal sebagai akademikus, filsuf, komentator politik dan intelektual publik yang aktif membahas demokrasi serta kebijakan negara.
🔹 Masuknya Rocky ke Wantimpres menjadi babak baru perjalanan kariernya dari ruang akademik dan diskusi publik ke lembaga resmi negara.
JAKARTA, iNet99.id – Nama Rocky Gerung kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat dan melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia, Jumat (2/10/2026).

Rocky dilantik bersama jajaran Wantimpres lainnya dalam prosesi yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

Dalam susunan Wantimpres yang baru, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, serta Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Rocky Gerung tercatat sebagai salah satu dari 24 anggota lainnya.

Pelantikan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Rocky Gerung yang selama ini dikenal masyarakat sebagai akademikus, filsuf, komentator politik dan intelektual publik. Namanya kerap muncul dalam berbagai diskusi mengenai politik, demokrasi, filsafat, pemerintahan dan kebijakan publik.

Rocky memiliki latar belakang akademik di bidang filsafat. Ia dikenal sebagai akademisi yang pernah berkegiatan di lingkungan Universitas Indonesia dan banyak membahas filsafat, filsafat politik, demokrasi serta berbagai persoalan sosial-politik melalui ruang akademik maupun diskusi publik.

Di luar lingkungan akademik, Rocky juga tercatat memiliki keterlibatan dalam perkembangan organisasi masyarakat sipil. **SETARA Institute** mencantumkan nama Rocky Gerung dalam daftar tokoh yang memulai langkah pendirian organisasi tersebut pada 2005. SETARA Institute sendiri bergerak dalam riset dan advokasi kebijakan dengan fokus antara lain pada pluralisme, demokrasi, hak asasi manusia dan perdamaian.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Rocky di ranah pemikiran publik. Ia dikenal tidak hanya menyampaikan pandangan mengenai politik praktis, tetapi juga kerap mengaitkan persoalan politik dengan filsafat, demokrasi, kebebasan berpendapat dan kehidupan bernegara.

Perjalanan Rocky juga pernah bersinggungan dengan politik praktis. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, publik lebih banyak mengenalnya melalui berbagai forum diskusi, wawancara serta komentarnya mengenai perkembangan politik nasional.

Kini, perannya berubah secara kelembagaan. Setelah dilantik sebagai Wantimpres, Rocky berada dalam sebuah lembaga yang secara resmi memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Kehadiran Rocky di Wantimpres juga menarik perhatian karena selama ini ia dikenal sebagai salah satu figur yang vokal menyampaikan pandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah. Bahkan, SETARA Institute pernah memberikan perhatian terhadap kasus yang menjerat Rocky terkait pernyataannya mengenai pemerintahan pada 2023.

Namun, posisi Wantimpres sendiri bukanlah jabatan eksekutif yang mengambil keputusan pemerintahan. Dalam struktur kelembagaan tersebut, anggota Wantimpres memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden sesuai tugas dan fungsi yang diberikan.

Dengan masuknya Rocky ke Wantimpres, pengalaman dan pandangan yang selama ini disampaikannya di ruang publik kini berada dalam lingkungan kelembagaan negara. Pelantikan tersebut sekaligus menempatkan seorang figur yang dikenal luas melalui dunia akademik dan diskusi politik ke dalam struktur resmi pemberi pertimbangan Presiden.

Bagi Rocky, jabatan tersebut juga menjadi ruang baru untuk memberikan pandangan mengenai berbagai persoalan bangsa. Sebagai seorang yang berlatar belakang filsafat dan akademik, pemikirannya selama ini banyak bersinggungan dengan persoalan demokrasi, kekuasaan, kebijakan publik dan hubungan antara negara dengan masyarakat.

Presiden Prabowo sendiri mengangkat total 26 anggota Wantimpres dalam susunan terbaru tersebut. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari akademisi, tokoh agama, pengusaha, mantan pejabat negara hingga tokoh masyarakat.

Masuknya Rocky Gerung dalam jajaran tersebut membuat perjalanan kariernya kembali menjadi perhatian. Dari ruang akademik dan diskusi publik, Rocky kini mendapat posisi formal untuk memberikan pertimbangan kepada Presiden Republik Indonesia.

Dengan demikian, pelantikan pada 2 Oktober 2026 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Rocky Gerung. Sosok yang selama ini dikenal sebagai filsuf, akademikus dan komentator politik tersebut kini menjalankan peran baru sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.


(Andi/Editor)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini