Rocky Gerung Ditanya Soal Potensi Bias Setelah Jadi Wantimpres: “Saya Cuma Pindah dari Luar ke Dalam”
0 menit baca
JAKARTA, iNet99.id – Rocky Gerung mendapat pertanyaan dari wartawan mengenai kemungkinan perubahan sikap setelah dirinya resmi menjadi bagian dari pemerintahan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia.
Pertanyaan tersebut berkaitan dengan posisi Rocky selama ini yang dikenal aktif menyampaikan kritik dan pandangan terhadap pemerintah dari luar lingkaran kekuasaan. Kini, setelah masuk ke dalam lembaga yang memberikan pertimbangan kepada Presiden, wartawan mempertanyakan apakah posisi tersebut berpotensi memengaruhi sikap dan pandangannya.
Wartawan kemudian bertanya kepada Rocky mengenai kemungkinan dirinya menjadi bias karena sebelumnya melakukan kritik dan pengawasan dari luar pemerintahan, sementara saat ini berada di dalam lingkungan pemerintahan.
“Kan tadinya mengkritik dari luar, mengawasi juga tapi dari luar. Nah, ketika di dalam pemerintahan gitu, apakah tidak bias nanti dipengaruhi kepentingan politik?” tanya wartawan kepada Rocky.
Rocky kemudian memberikan jawaban singkat mengenai perubahan posisinya tersebut.
“Saya cuma pindah dari luar ke dalam, sikap saya tetap, pandangan saya tetap ‘Radikal Break’,” jawab Rocky Gerung.
Pernyataan tersebut disampaikan Rocky kepada wartawan setelah dirinya resmi menempati posisi sebagai anggota Wantimpres.
Rocky selama ini dikenal publik sebagai akademikus, filsuf, komentator politik dan intelektual publik. Ia kerap menyampaikan pandangan mengenai pemerintahan, demokrasi, kebijakan publik serta berbagai perkembangan politik nasional.
Masuknya Rocky ke dalam Wantimpres menjadi babak baru dalam perjalanan publiknya. Posisi tersebut membuat Rocky kini berada di dalam lembaga negara yang memiliki tugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Meski demikian, dalam jawabannya kepada wartawan, Rocky menyatakan bahwa perpindahan posisi tersebut tidak mengubah sikap maupun pandangannya.
Ungkapan “pindah dari luar ke dalam” menjadi penegasan Rocky mengenai perubahan posisi kelembagaannya setelah dilantik sebagai anggota Wantimpres.
Sementara frasa “Radikal Break” digunakan Rocky dalam jawabannya ketika ditanya mengenai sikap dan pandangannya setelah berada di dalam pemerintahan.
Sebelumnya, Rocky lebih banyak dikenal melalui ruang akademik, diskusi publik, wawancara media dan berbagai forum yang membahas persoalan politik serta kehidupan bernegara.
Kini, pandangan tersebut akan disampaikan dalam konteks tugas barunya sebagai bagian dari Wantimpres. Dalam posisi tersebut, anggota dewan memberikan pertimbangan kepada Presiden sesuai dengan tugas dan fungsi kelembagaan.
Perubahan posisi Rocky ini pun menjadi perhatian publik karena perjalanan kariernya selama ini banyak diwarnai dengan pandangan kritis terhadap berbagai persoalan politik dan kebijakan pemerintah.
Namun, melalui jawabannya kepada wartawan, Rocky menyatakan bahwa perubahan posisi dari luar ke dalam pemerintahan tidak serta-merta mengubah sikap dan pandangannya.
“Saya cuma pindah dari luar ke dalam, sikap saya tetap, pandangan saya tetap ‘Radikal Break’,” kata Rocky.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons Rocky terhadap pertanyaan mengenai independensi sikapnya setelah berada di lingkungan pemerintahan.
Kini, publik akan melihat bagaimana pandangan dan pemikiran Rocky Gerung dijalankan dalam peran barunya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
(Andi/Editor)
