ADVERTISEMENT
Iklan

Ngeri! Guru SMP di Cianjur Ditodong Pistol saat Pergoki Begal Motor di Depan Gerbang Sekolah

Foto: Ilustrasi

CIANJUR, iNet99.id – Aksi pencurian sepeda motor disertai ancaman senjata api menimpa seorang guru SMP bernama Ria Elviana (34). Peristiwa mencekam tersebut terjadi di Jalan Didi Prawirakusumah, Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (21/10/2026) siang, setelah para pelaku nekat membawa kabur kendaraan korban.

Kendaraan yang digasak pencuri merupakan sepeda motor Honda Beat Street cokelat berpelat nomor F 4818 WBM yang dilarikan ke arah Maleber. Aparat kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi serta rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Insiden bermula sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban baru saja merampungkan kegiatan kunjungan ke rumah siswa (home visit) dan kembali ke sekolah tempatnya mengajar, yakni SMP DMC.

Setibanya di gerbang sekolah, kondisi gerbang masih tertutup rapat lantaran para siswa tengah menunaikan ibadah salat Zuhur. Korban lantas memarkirkan motornya di depan gerbang dan memilih berteduh bersama seorang siswa yang ada di lokasi.

Tak berselang lama, beberapa orang tak dikenal datang dengan mengendarai sepeda motor. Salah satu pelaku mendekati kendaraan korban dan tampak berupaya merusak bagian setang untuk membawanya kabur.

Mengetahui motornya hendak dicuri, korban spontan mendatangi pelaku. Situasi mendadak berubah menegangkan saat pelaku menjatuhkan motor tersebut dan dua orang lainnya menghalangi korban, bahkan salah satu pelaku langsung menodongkan senjata api.

"Saya sempat berteriak, 'Motor! Motor!' Namun, ketika dia menodongkan pistol, saya langsung takut dan tidak bisa berteriak lagi," tutur korban saat mengenang detik-detik kejadian.

Meski demikian, korban mengaku sama sekali tidak melihat adanya letusan tembakan. Ia memilih mengurungkan niat untuk melawan demi keselamatan nyawanya dari ancaman senjata yang dibawa pelaku.

Usai melancarkan ancaman, para pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban ke arah Maleber. Berdasarkan keterangan korban, sejumlah pedagang di sekitar lokasi sempat menyaksikan peristiwa tersebut, dan membenarkan bahwa mereka melihat pelaku mengacungkan senjata api.

Korban juga masih mengingat ciri fisik para pelaku. Pelaku yang menodongkan pistol digambarkan bertubuh tinggi, agak gemuk, berpipi tembam, serta memakai helm merah tanpa masker. Sementara satu pelaku lainnya berpostur kurus dan mengenakan sweter putih, meski wajahnya tidak terlihat jelas karena korban fokus pada kendaraannya.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kapolsek Karangtengah AKP Yudi Heryanadi yang diwakili Panit Reskrim Ipda Agus Sugimat, membenarkan adanya kasus curanmor disertai ancaman senjata api yang menyasar seorang guru SMP tersebut.

Agus menyebutkan bahwa petugas telah merampungkan olah TKP, menganalisis rekaman CCTV, serta meminta keterangan dari para saksi.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.

Hadirnya bukti petunjuk serta keterangan saksi kini tengah didalami pihak kepolisian guna mengidentifikasi dan meringkus para pelaku yang masih buron.

(edtr/and)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini