Warga Swadaya Normalisasi Anak Sungai Ciwidey di DAS Citarum, Berharap Penanganan Berkelanjutan
Bandung INET99.ID — Warga Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, mengumpulkan dana secara swadaya untuk membiayai normalisasi anak Sungai Ciwidey. Pengerjaan menggunakan alat berat itu telah berlangsung selama tujuh hari.
Berdasarkan peninjauan di lokasi, Selasa (20/10/2026), normalisasi tersebut mencakup lima wilayah RW, yakni RW 02, RW 05, RW 09, RW 11, dan RW 13. Upaya ini dilakukan di tengah kekhawatiran warga terhadap kondisi bantaran sungai.
Kekhawatiran itu terutama berkaitan dengan penggerusan bantaran yang dikhawatirkan semakin berdampak saat musim hujan. Selain persoalan banjir, kondisi jembatan di sekitar sungai juga menjadi perhatian masyarakat.
Ketua RW 11 Desa Kopo, Prama Firmansah, menyampaikan bahwa warga berharap normalisasi dapat membantu mengurangi risiko banjir sekaligus mendorong perhatian terhadap kondisi sungai.
“Warga berupaya mendukung normalisasi melalui dana swadaya untuk mengurangi risiko banjir. Kami berharap ada dukungan pemerintah agar penanganan sungai bisa dilakukan lebih menyeluruh,” ujar Prama.
Persoalan tersebut tidak hanya menjadi perhatian warga di sekitar lokasi pengerjaan. Penggerusan bantaran di wilayah lain juga dilaporkan mengancam lahan milik masyarakat dan tanah desa.
Sekretaris Desa Kopo, Koharudin Yunus, menjelaskan kondisi itu terjadi di RW 02 dan RW 05. Di beberapa titik, penggerusan bantaran dilaporkan menyebabkan longsor dan membuat aliran sungai semakin dekat dengan permukiman.
“Di beberapa titik, penggerusan bantaran sudah menyebabkan longsor dan membuat aliran sungai semakin dekat dengan permukiman. Kondisi ini perlu mendapat perhatian agar risiko terhadap lahan dan lingkungan warga bisa ditangani,” ujar Koharudin.
Normalisasi yang sedang berlangsung merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat. Pemerintah desa turut menjelaskan cakupan pengerjaan yang dilakukan di lima wilayah RW tersebut.
Kepala Desa Kopo, Abah Entang Suryana, mengatakan normalisasi dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi warga yang menginginkan kondisi sungai mendapat perhatian.
“Normalisasi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga. Kami berharap upaya ini bisa membantu mengatasi persoalan sungai yang menjadi perhatian masyarakat,” kata Abah Entang.
Melalui dana swadaya, warga berupaya mendukung normalisasi anak Sungai Ciwidey. Mereka berharap upaya tersebut diikuti penanganan berkelanjutan sesuai kondisi bantaran dan tingkat kerawanan di lapangan.*
Pewarta: Uus iNet99.id.

