BREAKING NEWS

Wabup Sumedang Fajar Aldila Jawab Isu Sekpri: Media Tidak Jelas, Saya Fokus Kerja Kerja Kerja

Wabup Sumedang Fajar Aldila Jawab Isu Sekpri: Media Tidak Jelas, Saya Fokus Kerja Kerja Kerja

SUMEDANG, iNet99.id — Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila angkat bicara terkait informasi yang beredar di media sosial dan pesan berantai WhatsApp yang mengaitkan dirinya dengan dugaan pelecehan dan penganiayaan terhadap sekretaris pribadinya berinisial R.

Informasi tersebut menyebut dugaan peristiwa terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan, pada 17 Agustus 2026.

Dalam narasi yang beredar, R disebut mengalami dugaan penganiayaan yang dilakukan sejumlah pihak. Peristiwa itu disebut berkaitan dengan tuduhan dugaan pelecehan yang dilakukan Fajar terhadap sekretaris pribadinya.

Selain itu, beredar pula klaim mengenai adanya ancaman terhadap R agar tidak melaporkan dugaan peristiwa tersebut, termasuk ancaman terkait jabatan.

Namun, sejauh ini informasi tersebut masih sebatas kabar yang beredar dan belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan kebenaran peristiwa sebagaimana dituduhkan.

Menanggapi isu tersebut, Fajar mengaku tidak ingin larut dalam kabar yang menurutnya tidak memiliki sumber jelas. Ia memilih tetap menjalankan tugasnya sebagai Wakil Bupati Sumedang.

"Rekan-rekan juga kan pasti melihat, bahwasanya yang mengeluarkan berita-berita tersebut bukan media kredibel lah, media-media yang tidak jelas dan mereka tidak punya sumber, hanya berdasarkan suatu narasi ", kata Fajar seusai menghadiri peringatan Maulid Nabi di Kecamatan Sukasari, Jumat (28/8).

"saya pribadi tidak mau ambil pusing, saya fokus kerja kerja kerja", tambahnya.

Menurut Fajar, informasi yang beredar perlu ditelusuri untuk mengetahui sumber dan fakta sebenarnya. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik munculnya isu tersebut.

Fajar memilih tidak terpengaruh dengan isu yang beredar dan menyatakan tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan. Ia menegaskan sikapnya untuk tetap bekerja di tengah munculnya kabar yang mengaitkan dirinya dengan dugaan tersebut.

Sementara itu, berbagai informasi mengenai dugaan pelecehan, penganiayaan dan ancaman sebagaimana beredar di media sosial maupun pesan WhatsApp masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Dengan demikian, kabar yang beredar tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa dugaan peristiwa sebagaimana dinarasikan benar-benar terjadi. Penelusuran dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait diperlukan untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap dan berimbang.


Sumber: Facebook @Radarsumedang
Editor: Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

💛 Dukung Jurnalisme Independen

Besar kecilnya dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Terkini