Gudang Produksi Sol Sepatu di Bandung Ludes Terbakar, Api Cepat Membesar Diduga Korsleting
0 menit baca
Bandung, iNet99.id | Sebuah gudang sekaligus pabrik produksi sol sepatu di Jalan Cibolerang, Kota Bandung, Jawa Barat, ludes terbakar pada Rabu (27/5/2026) siang. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan pabrik.
Kobaran api cepat menjalar lantaran di dalam gudang terdapat banyak material mudah terbakar untuk kebutuhan produksi sol sepatu. Asap hitam pekat tampak membubung tinggi dan sempat membuat warga sekitar panik.
Beruntung, saat kebakaran terjadi kondisi pabrik sedang libur sehingga tidak ada pekerja yang berada di lokasi.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan proses pemadaman dan blokade area guna mencegah api merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
Ketua RW setempat, Nusalam Tonga mengatakan saat pertama diketahui, api sudah dalam kondisi besar dan sulit dikendalikan.
"Kebakaran terjadi saat gudang lagi kosong karena lagi libur tanggal merah. Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik," ujar Nusalam Tonga, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, banyaknya bahan baku produksi sol sepatu membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Sementara itu, Kasi Pemadaman Disdamkartan Kota Bandung, Asep Rahmat menyebut proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit.
"Ini bangunan permanen jadi tidak merempet ke kiri dan kanan. Selama 30 menit proses pemadaman kita berhasil menguasai kobaran api dan tidak ada kendala. Yang terbakar ini gudang untuk produksi sol sepatu," katanya.
Meski berada di kawasan padat penduduk, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Namun, suhu panas tinggi saat kebakaran membuat sebagian konstruksi bangunan permanen mengalami kerusakan hingga ambruk.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut karena aktivitas pabrik sedang libur. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
Editor: Andi Setiadi
Sumber: iNews.id
