Dari Hajat Buruan Cihaneut, Bung Aldi Dorong Pemuda Dekat dengan Budaya
![]() |
| Bung Aldi, saat menghadiri Hajat Buruan Cihaneut. |
Bandung iNet99.id – Keterlibatan pemuda dalam kehidupan masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan organisasi. Bagi Ketua KNPI Kecamatan Pasirjambu, Aldi Nurdiansyah atau Bung Aldi, menjaga budaya juga menjadi bagian dari tanggung jawab generasi muda.
Pandangan itu disampaikannya saat menghadiri Hajat Buruan di Kampung Cihaneut, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jumat malam (24/7/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Tarawangsa Karama yang dipimpin Ua Ali dan penampilan Gondang sebagai bagian dari tradisi masyarakat. Acara juga dihadiri Ketua Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) Kabupaten Bandung, Kang Cepi, bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.
![]() |
| Suasana Hajat Buruan Cihaneut yang menghadirkan seni budaya tradisional Sunda. |
Menurut Bung Aldi, kegiatan budaya seperti Hajat Buruan bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.
"Saya melihat budaya seperti Hajat Buruan bukan hanya tentang pertunjukan, tetapi tentang bagaimana masyarakat menjaga nilai kebersamaan dan identitas daerah," ujarnya.
Ia menilai pemuda memiliki kesempatan untuk ikut merawat tradisi melalui keterlibatan langsung di lingkungan masyarakat.
Momentum tersebut berlangsung sehari setelah Hari Lahir KNPI yang diperingati setiap 23 Juli. Bagi organisasi kepemudaan, peringatan itu menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk mendukung keberlangsungan budaya lokal.
Melalui Hajat Buruan, Bung Aldi melihat budaya tetap menjadi ruang yang mampu mempertemukan masyarakat lintas generasi. Selama tradisi terus dijaga bersama, warisan budaya akan tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.*

