BREAKING NEWS

Belajar di Tengah Kekhawatiran, Kondisi SDN Mirat 3 Majalengka Jadi Sorotan Komisi III DPRD Majalengka

Belajar di Tengah Kekhawatiran, Kondisi SDN Mirat 3 Majalengka Jadi Sorotan Komisi III DPRD Majalengka
Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin dan ilustrasi sekolah rusak. (Foto: Eko)

Majalengka, iNet99.id - Aktivitas belajar mengajar di SDN Mirat 3, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, kini dibayangi rasa khawatir. Kondisi bangunan sekolah yang diduga bermasalah membuat perhatian tak hanya tertuju pada aspek teknis, tetapi juga pada nasib para siswa yang setiap hari beraktivitas di dalamnya.

Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H. Iing Misbahuddin, turun langsung meninjau kondisi sekolah pada Selasa (5/5/2026). Dari hasil pengecekan awal, ditemukan sejumlah bagian bangunan yang dinilai kurang memenuhi standar konstruksi.

1. Siswa tetap belajar di bangunan yang disorot

Meski terdapat temuan awal terkait kualitas bangunan, kegiatan belajar mengajar di SDN Mirat 3 hingga kini masih berlangsung seperti biasa. Para siswa tetap menggunakan ruang kelas yang ada.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran, terutama terkait keamanan dan kenyamanan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

2. Rasa aman jadi kebutuhan utama di sekolah

Menurut Iing, sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi siswa. Karena itu, kondisi bangunan yang berpotensi menimbulkan risiko tidak boleh dianggap sepele.

“Alhamdulillah belum ada kejadian yang menimbulkan korban, tapi kita harus tetap waspada. Jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

3. DPRD dorong evaluasi demi kenyamanan belajar

Komisi III DPRD Majalengka meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bangunan sekolah tersebut.

Langkah ini penting agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dan siswa bisa belajar dengan rasa aman.

4. Potensi gangguan proses belajar mengajar

Jika kondisi bangunan tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin proses belajar mengajar akan terdampak. Mulai dari pembatasan penggunaan ruang kelas hingga relokasi sementara siswa.

Hal ini tentu berpotensi mengganggu konsentrasi dan kenyamanan belajar siswa.

5. DPRD pastikan langkah perbaikan segera dilakukan

DPRD Majalengka menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini. Pihaknya juga memastikan langkah perbaikan atau pembangunan lanjutan dilakukan sesuai standar.

“Kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir,” kata Iing.

Ke depan, diharapkan seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat agar kondisi bangunan sekolah segera diperbaiki, sehingga hak siswa untuk mendapatkan lingkungan belajar yang layak tetap terpenuhi.(Eko)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

💛 Dukung Jurnalisme Independen

Besar kecilnya dukungan Anda sangat berarti bagi kami. Terima kasih.

Terkini