Subuh Jadi Jam Rawan, Pencurian Beruntun Hantui Babakan Ciparay: Enam Motor Raib, Rumah Warga Dibobol
0 menit baca
Bandung, inet99.id – Gelombang pencurian di wilayah Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, kian mengkhawatirkan. Dalam rentang waktu hanya dua jam, dua tindak kejahatan berbeda terjadi di wilayah yang saling berdekatan, memunculkan dugaan lemahnya pengawasan serta adanya pola kejahatan yang terorganisir.
Kehilangan sepeda motor dialami Bapak Sonu, warga RW 07 Kelurahan Sukahaji, sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu (11/1/2026). Saat waktu subuh, sepeda motor miliknya berjenis Honda Beat 110 cc dengan nomor polisi D 6383 ABP dilaporkan raib dari rumah korban tanpa suara maupun jejak mencolok.
Ironisnya, hanya berselang sekitar dua jam kemudian, aksi pencurian kembali terjadi. Kali ini menyasar rumah warga di RW 01 Kelurahan Babakan, yang secara geografis sangat dekat dengan lokasi kehilangan sepeda motor. Rumah milik Ibu Haji Farha dibobol pencuri sekitar pukul 06.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp5 juta serta emas jadul seberat kurang lebih 100 gram, meninggalkan trauma dan keresahan bagi korban serta warga sekitar.
Pola Berulang, Subuh Jadi Target Utama
Hasil penelusuran inet99.id mengungkap fakta mencemaskan. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sedikitnya enam unit sepeda motor dilaporkan hilang di RW 07 Kelurahan Sukahaji. Dari jumlah tersebut:
- Lima unit hilang pada waktu subuh sekitar pukul 04.00 WIB
- Satu unit hilang pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB
Data ini mengindikasikan jam subuh menjadi waktu favorit pelaku, saat sebagian besar warga masih terlelap dan pengawasan lingkungan cenderung melemah.
Kejadian beruntun di dua kelurahan yang berdampingan ini memunculkan dugaan kuat bahwa pelaku memahami kondisi wilayah, jam ronda, serta celah pengamanan lingkungan.
Ronda Aktif, Tapi Kejahatan Tetap Terjadi
Kepala keamanan wilayah setempat yang akrab disapa Asep Atuy mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia menyebut sistem keamanan lingkungan sebenarnya telah berjalan aktif.
“Secara pribadi saya agak tidak percaya, karena di wilayah kami ronda malam dilakukan setiap hari dan bekerja sama dengan warga. Tapi kenyataannya kejadian pencurian tetap terjadi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah pola ronda sudah efektif, atau justru pelaku telah memetakan jadwal dan titik lemah keamanan lingkungan?
Warga Resah, Desak Evaluasi Keamanan
Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan lingkungan, peningkatan patroli aparat, serta koordinasi lintas kelurahan mengingat lokasi kejadian yang berdekatan namun berbeda administrasi wilayah.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak lengah, menambah pengamanan mandiri seperti kunci ganda, penerangan lingkungan, dan kamera pengawas bila memungkinkan.
Bagi masyarakat yang melihat atau menemukan sepeda motor Honda Beat 110 cc bernomor polisi D 6383 ABP, diharapkan segera menghubungi admin inet99.id atau melapor kepada pihak kepolisian terdekat.
inet99.id menilai, tanpa langkah tegas dan evaluasi serius, kejahatan serupa berpotensi terus berulang, terutama pada jam-jam rawan yang kini seolah menjadi “waktu emas” bagi pelaku.
Pewarta •Suryana
Sukahaji Babakan Ciparay Maling Motor Peristiwa


