Misteri Kematian Kepala Sekolah di Cilincing: Polisi Kesulitan Temukan Motif
Jakarta, iNet99.id - Polisi hingga kini masih kesulitan mengungkap motif di balik tewasnya W, Kepala Sekolah sebuah SMP swasta di Cilincing, Jakarta Utara. Korban ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di salah satu ruangan sekolah.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada pihak yang mengetahui masalah yang mungkin sedang dihadapi korban.
"Itu sampai sekarang belum tahu motifnya apa, karena yang kita periksa itu nggak ada yang tahu permasalahannya apa," kata Bobi, Minggu (7/12).
Polisi telah memeriksa keluarga hingga pihak sekolah untuk menggali lebih jauh kondisi korban. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan titik terang.
"Setahu mereka, (korban) orangnya baik, cuma memang agak jarang komunikasi sama orang. Tertutup dia, kalau istilahnya introvert," ucap Bobi.
Bobi menambahkan, selama ini korban hidup seorang diri.
"Iya sendiri dia. Dia duda, ditinggal meninggal sama istrinya. Anaknya pun nggak tinggal sama dia," ungkapnya.
Korban sebelumnya ditemukan tewas pada Senin (1/12) pagi. Saat ditemukan, ada tali tambang yang melilit leher W.
Penjaga warung di depan sekolah, Rostini, menjadi salah satu orang yang terakhir melihat korban. Ia menyebut W masih mendatangi warungnya pada Minggu (30/11) sore untuk membeli sejumlah kebutuhan.
"Sore masih beli rokok di sini. Beli rokok, beli air, beli kopi. Tapi kopinya kopi mentah, kan dia biasanya nyeduh sendiri," kata Rostini.
Dia mengaku tak menyangka W nekat mengakhiri hidupnya. Menurutnya, selama mengenal korban, pria itu tidak pernah terlihat memiliki masalah.
"Sepanjang saya mengenal, dia nggak pernah terlihat punya masalah," ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami informasi dari berbagai pihak untuk memastikan motif dan kondisi yang melatarbelakangi tindakan korban. Penyidik menegaskan bahwa proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa ini.
