IRRA 2025 Perdana Digelar di Majalengka, Mobil & Motor Tampil di Satu Trek Ekstrem
0 menit baca
![]() |
| Rifat Sungkar dan Bupati Majalengka, Eman Suherman beserta para peserta berfoto bersama di halaman Pendopo Majalengka. (Foto: Yudhistira) |
Majalengka, iNet99.id - Kabupaten Majalengka kembali jadi pusat perhatian dunia otomotif. Untuk pertama kalinya, ajang balap Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA) 2025 digelar di daerah berjuluk Kota Angin itu. Uniknya, kompetisi ini bakal mempertemukan mobil dan motor dalam satu lintasan ekstrem yang membentang ratusan kilometer.
Rute yang disiapkan panitia disebut sangat menantang. Para pereli bakal melintasi jalan tanah, jalur berbatu, hingga sungai kecil. Selain adu kecepatan, IRRA juga menguji daya tahan kendaraan, skill navigasi, dan fisik peserta.
Tak cuma soal balapan, event ini juga diharapkan bisa mengenalkan keindahan alam Indonesia—khususnya Jawa Barat—ke level internasional.
Rifat Sungkar: “Ini Masih Lembaran Kosong yang Kita Susun”
Ketua Panitia IRRA 2025, Rifat Sungkar, menyebut gelaran perdana ini sebagai momentum membangun standar baru rally raid di Tanah Air.
“Ini salah satu lembaran kertas kosong yang kita buat, jadi memang masih banyak aturan yang kita sesuaikan dengan keadaan di Indonesia,” ujar Rifat saat ditemui di Pendopo Majalengka, Rabu (3/12/2025).
Rifat menjelaskan alasan memilih Majalengka sebagai lokasi perdana IRRA.
“Kami berminat menyelenggarakan event ini karena potensi kebun di Jawa Barat sangat besar. Penjualan mobil terbesar di Indonesia juga ada di Jawa Barat, jadi kita harus mengundang teman-teman ke daerah sini,” jelasnya.
Menurutnya, peserta akan melewati jalur-jalur perkebunan yang selama ini tidak terpakai, sehingga menjadi tantangan baru yang belum pernah ada sebelumnya.
Dimeriahkan Pereli Top & Peserta Lintas Negara
Gelaran IRRA 2025 juga menyedot perhatian pereli ternama. Sejumlah nama seperti Rifat Sungkar, Julian Johan, dan Mufti dipastikan turun. Tak ketinggalan partisipan dari Malaysia, Thailand, hingga India.
Kehadiran peserta lintas negara disebut bakal memperkuat posisi IRRA di peta rally raid dunia. Ajang ini mengambil inspirasi dari balap legendaris Paris–Dakar, namun hadir dengan ciri khas Indonesia: medan tropis, jalur perkebunan, dan alam Majalengka yang masih asri.
Peserta Membludak, Lebihi Target Panitia
Rifat mengaku kaget dengan antusiasme peserta. Target awal hanya 30 starter, namun jumlah pendaftar justru melesat.
“Target kami 30 peserta. Ternyata pas dibuka, alhamdulillah mobil ada 24, motor 29, dan overland 25. Ini melebihi ekspektasi,” ujarnya.
Rifat juga mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Majalengka. Ia menyebut Majalengka sangat ideal sebagai tuan rumah.
“Logistik di sini gampang, akses mudah, hotel banyak, kebunnya besar. Ini Jawa Barat, jadi gampang dijangkau dari berbagai arah,” tambahnya.
Menariknya, sebagian besar peserta IRRA justru bukan pembalap profesional, melainkan pehobi off-road.
“Dari sekian banyak mobil, pembalap profesional cuma tiga. Ada yang bikin mobil khusus hanya untuk event ini,” ungkapnya.
Berharap Bisa Digelar Lagi Tahun Depan
Melihat antusiasme tinggi dan dukungan penuh daerah, Rifat berharap IRRA bisa kembali digelar di Majalengka pada 2026.
“Semoga event ini bisa digelar lagi tahun depan di sini lagi,” katanya.
Dengan rute menantang, peserta internasional, dan konsep yang segar, IRRA 2025 digadang-gadang jadi titik awal majunya Indonesia sebagai destinasi olahraga otomotif off-road di Asia.
Pewarta •Yudhistira
