Siswa SMA Garut Tewas Diduga Karena Dibully, Guru Ikut Disorot Keluarga Korban!
0 menit baca
Garut, iNet99.id - Seorang siswa SMA berinisial P (16), yang duduk di kelas 10 di salah satu sekolah menengah atas di Garut, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (14/7/2025). Dugaan sementara, P mengalami depresi berat akibat perundungan (bullying) yang terus menerus terjadi di lingkungan sekolah.
Peristiwa memilukan ini menyita perhatian publik setelah curhatan orang tua korban viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, orang tua P mengungkapkan bahwa anaknya kerap mengalami kekerasan fisik dan pengucilan sosial oleh teman-teman di sekolah. Bahkan, muncul dugaan keterlibatan guru yang justru memperburuk kondisi psikologis korban.
Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karlina, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya P. Ia mengaku telah banyak menerima informasi terkait kasus yang menimpa siswa tersebut.
"Saya sudah membaca saya sudah atensi tapi saya belum sempat bertemu langsung dengan beliau namun diwakili oleh teman-teman dari Tim Cepat Tanggap yang mengantarkan ke PPA dan oleh Dinas PPA juga pernah dilakukan pendampingan," ujar Karlina dalam unggahan di akun Instagram-nya, @putri.karlina14.
Karlina mengaku sangat menyayangkan kejadian yang menimpa P, terlebih saat ini korban masih dalam proses pendampingan psikologis oleh tim dari Dinas PPA Garut.
"Namun, Qadarullah, Allah memanggil P terlebih dulu," ucapnya.
Ia juga memastikan bahwa sejumlah langkah telah diambil, termasuk upaya mempertemukan pihak sekolah dengan orang tua korban.
"Namun memang belum bisa disatukan antara dua pihak ini, kami sedang melakukan pendalaman," tambah Karlina.
Kasus ini pun mendapat perhatian dari Dinas PPA Provinsi Jawa Barat. Tim dari provinsi dijadwalkan turun langsung ke Garut untuk membantu penanganan kasus tersebut secara menyeluruh.
"Jadi Insyaallah amanah teman-teman untuk saya dan rekan PPA mengawal kasusnya P Insyaallah kami terima dan doakan semuanya berjalan lancar," tutupnya.
Kasus dugaan bunuh diri akibat bullying ini kembali mengingatkan pentingnya peran semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga pemerintah daerah, dalam memastikan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan.
Editor •Andi
.jpeg)