Bupati Lepas Kontingen Porsenitas dan Polwilda, Tegaskan Prestasi Tetap Utama di Tengah Efisiensi Anggaran
0 menit baca
Dalam arahannya, Bupati Eman Suherman menyampaikan pesan mendalam terkait motivasi bertanding, visi daerah, serta kebijakan anggaran keolahragaan di Kabupaten Majalengka.
Visi Besar dan Target Prestasi yang Lebih Tinggi.
Bupati menegaskan bahwa visi besar Majalengka Langkung SAE harus diresapi dan menyatu ke dalam pikiran, perasaan, serta hati seluruh atlet, pelatih, hingga manajer kontingen. Beliau memotivasi para atlet untuk menanamkan tanggung jawab moral dan mental juara agar tidak pulang dengan tangan hampa.
"Pasti di dalam benaknya ada rasa malu kalau target-target tidak tercapai, malu kalau pulang tidak membawa hadiah. Ini adalah motivasi saya agar teman-teman semua bersemangat untuk membuktikan prestasi," ujar Bupati saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan capaian positif Majalengka pada ajang sebelumnya yang berhasil melompat dari peringkat ke-12 menjadi peringkat ke-4 dari 10 kabupaten/kota. Untuk ajang kali ini, beliau menargetkan posisi yang jauh lebih baik. "Sekarang harus melangkah maju, syukur-syukur kalau tidak kedua, ya kesatu," tambahnya optimis.
Prestasi di Tengah Keterbatasan Anggaran adalah Kehebatan Nyata.
Menanggapi pertanyaan terkait kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah bergulir, Bupati menekankan bahwa keterbatasan dana tidak boleh menjadi alasan untuk mengendorkan semangat juang. Menurutnya, berprestasi di tengah fasilitas yang melimpah adalah hal biasa, namun bersinar di tengah keterbatasan barulah sebuah kehebatan.
"Tidak aneh dan tidak bangga jikalau banyak uang kita berprestasi. Tapi justru dengan kondisi seperti hari ini, anggarannya sangat efisien dan minim, bagaimana kita harus tetap berprestasi. Itulah orang hebat, itulah orang yang bisa mewujudkan Majalengka semakin maju," tegas Bupati.
Pengalihan Anggaran Porprov ke Dispora demi Pembinaan Optimal.
Terkait kejelasan anggaran untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Bupati memberikan klarifikasi mengenai perubahan mekanisme penyaluran. Di tengah kondisi saat ini, pemerintah daerah memilih untuk tidak menyalurkan anggaran dalam bentuk hibah demi menghindari kendala dalam pelaksanaan program.
Sebagai gantinya, anggaran tersebut dialihkan menjadi kegiatan langsung di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Majalengka, dibawah Kepala Dinas (Uju Gustawan), Langkah ini diambil agar tugas pembinaan dan pendampingan terhadap atlet dapat berjalan lebih terstruktur dan akuntabel. Bupati memastikan bahwa ketersediaan anggaran tersebut tetap ada di Dispora.
Kabar Baik dari Porsenitas Cirebon: Kadis DKP3 Sumbang Perunggu.
Sementara itu, kabar membanggakan langsung datang dari arena Porsenitas yang tengah dilaksanakan di Cirebon. Atlet lari andalan Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, sukses mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Kota Angin.
Prestasi awal ini diharapkan dapat menjadi pematik semangat bagi seluruh atlet Majalengka lainnya yang sedang dan akan bertanding untuk terus menyumbangkan medali dan mengharumkan nama daerah.(Yudhistira).

