Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judol, Rerie Desak Perlindungan Digital Diperkuat
0 menit baca
Jakarta, iNet99.id - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyoroti meningkatnya paparan judi online (judol) terhadap anak-anak dan remaja di Indonesia. Ia meminta seluruh elemen bangsa bergerak bersama melakukan langkah komprehensif untuk mencegah ancaman tersebut semakin meluas.
“Pencegahan paparan judi online terhadap anak dan remaja harus segera dilakukan secara bersama dan masif demi melindungi generasi penerus bangsa,” ujar Rerie dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan menyusul data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang mengungkap hampir 200 ribu anak Indonesia telah terpapar judi online. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 ribu di antaranya bahkan berusia di bawah 10 tahun.
Rerie menilai kondisi tersebut menjadi ancaman serius di ruang digital yang dapat mengganggu proses pembangunan sumber daya manusia nasional. Menurutnya, anak-anak yang terbiasa dengan pola instan dalam judi online berpotensi kehilangan pemahaman mengenai proses, usaha, dan nilai kejujuran.
“Ini bukan sekadar ancaman finansial, tetapi juga krisis pembentukan karakter generasi penerus bangsa,” kata anggota Komisi X DPR RI tersebut.
Rerie juga mendorong penguatan literasi digital secara masif dan konsisten, baik kepada anak maupun orang tua. Selain itu, ia meminta adanya perlindungan menyeluruh di ruang digital dan penegakan hukum tegas terhadap sindikat judi online.
Menurutnya, berbagai institusi yang memiliki tanggung jawab dalam perlindungan anak harus segera menyampaikan target-target terukur kepada publik agar langkah pencegahan dapat berjalan efektif.
Tak hanya itu, Rerie turut meminta mekanisme pelaporan serta pemulihan korban judi online anak segera direalisasikan, termasuk layanan konseling dan rehabilitasi psikososial.
Ia menegaskan perlindungan anak di ruang digital tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi kuat antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dinilai menjadi kunci penting dalam menghadapi ancaman judi online terhadap anak.
Di tengah perkembangan era digital saat ini, keamanan warga negara di ruang digital, termasuk anak-anak, harus menjadi prioritas bersama demi menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter kuat, dan memiliki daya saing di masa depan.
Editor: Andi
Media inet99.id
