Konsumen Keluhkan Layanan Nisya Cell, Komunikasi dengan Customer Center Berujung Ketidaknyamanan
0 menit baca
Majalengka, iNet99.id – Seorang konsumen toko perlengkapan telepon genggam Nisya Cell mengaku merasa kecewa terhadap kualitas barang yang dibelinya. Kekecewaan tersebut disampaikan langsung kepada pihak toko melalui nomor WhatsApp customer center. Namun, menurut pengakuan konsumen, respons yang diterimanya justru menimbulkan rasa tidak nyaman.
Konsumen yang menggunakan akun Google Review dengan nama Pentul Korek menuturkan kepada redaksi iNet99.id bahwa permasalahan bermula saat dirinya menyampaikan keluhan terkait kualitas produk yang dibelinya di Nisya Cell.
“Saya hanya menyampaikan komplain seperti konsumen pada umumnya. Barang yang saya beli kualitasnya tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” ujar Pentul Korek, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa toko memberikan garansi selama tiga hari. Meski demikian, menurutnya, produk tersebut mengalami kerusakan sebelum genap satu bulan pemakaian, sehingga ia menilai kualitas barang tidak sebanding dengan yang diharapkan.
“Toko memberikan saya garansi selama tiga hari, namun belum genap sebulan sudah rusak. Padahal saat pembelian disebutkan bahwa barang tersebut merupakan produk asli,” tambahnya.
Lebih lanjut, Pentul Korek mengungkapkan bahwa komunikasi melalui WhatsApp customer center tidak berjalan sesuai harapannya. Respons yang diterima, menurut penilaiannya, tidak memberikan solusi yang jelas atas keluhan yang disampaikan.
Merasa tidak mendapatkan kejelasan, ia kemudian menuliskan pengalamannya melalui ulasan di Google Review. Tangkapan layar ulasan tersebut juga dikirimkan kepada pihak customer center sebagai bentuk penyampaian keluhan.
Dalam percakapan tersebut, Pentul Korek menyebutkan kemungkinan akan membagikan pengalamannya kepada pihak media agar dapat menjadi pembelajaran bagi konsumen lain.
Namun, menurut pengakuannya, balasan yang diterima justru mengarah pada pernyataan yang ia pahami sebagai kemungkinan pelaporan ke pihak berwajib.
“Bukannya dijelaskan atau ditawarkan solusi, saya justru mendapat respons yang menyebutkan kemungkinan pelaporan ke polisi. Padahal saya hanya menyampaikan pengalaman pribadi sebagai konsumen,” katanya.
Merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut, Pentul Korek akhirnya menyampaikan pengalamannya kepada redaksi iNet99.id. Ia berharap pengalamannya dapat menjadi perhatian publik, khususnya terkait pentingnya perlindungan hak konsumen serta etika komunikasi dalam layanan pelanggan.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh keterangan yang dimuat merupakan pengakuan sepihak dari konsumen. Redaksi iNet99.id masih berupaya menghubungi pihak Nisya Cell untuk memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan pemberitaan.
Redaksi iNet99.id membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak Nisya Cell sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Red.
