BREAKING NEWS

Masyarakat Desa Pagandon Rehab Jembatan Tua Secara Swadaya


MAJALENGKA, inet99.id – Warga Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Majalengka, bergotong royong merehabilitasi jembatan tua peninggalan masa penjajahan Belanda. Jembatan yang usianya sudah mencapai ratusan tahun itu kini kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan jika dilalui kendaraan bermotor.

Jembatan yang sejak lama menjadi akses penting masyarakat tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atasnya. Kondisi ini membuat jembatan tidak lagi memungkinkan dilewati kendaraan roda empat. Warga khawatir jika dibiarkan, jembatan akan semakin rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Melihat situasi tersebut, masyarakat Desa Pagandon berinisiatif melakukan perbaikan dengan cara swadaya. Mereka secara sukarela mengumpulkan dana dan tenaga agar jembatan tua itu kembali kokoh dan bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Pagandon, H. Nana, mengapresiasi langkah masyarakat yang begitu kompak dalam memperjuangkan fasilitas umum. “Itu semua adalah keinginan masyarakat sebagai pengguna jembatan itu sendiri, dan mereka rela patungan (swadaya) demi jembatan yang sudah rusak dan tidak bisa dilewati itu menjadi bagus dan kokoh lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, H. Nana menegaskan dirinya tidak ingin terlalu ikut campur dalam urusan biaya pembangunan. Menurutnya, seluruh kebutuhan anggaran dikelola langsung oleh masyarakat. “Saya hanya dipinta semen sebanyak 13 sack oleh masyarakat. Saya selaku Kepala Desa Pagandon sangat merasa bangga dan berterima kasih atas kekompakan masyarakat demi terwujudnya jembatan yang kembali layak pakai,” tambahnya.

Proses rehabilitasi jembatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di kalangan warga Desa Pagandon. Selain meringankan beban biaya pembangunan, kerja sama yang terjalin juga mempererat rasa kebersamaan antarwarga.

Dengan adanya perbaikan ini, masyarakat berharap jembatan yang sudah berdiri sejak zaman kolonial kembali berfungsi normal. Harapannya, jembatan tersebut bisa menjadi akses aman bagi pejalan kaki maupun kendaraan bermotor, sekaligus menjadi bukti nyata kekompakan masyarakat dalam menjaga sarana infrastruktur desa.


Pewarta •Yudhistira
Editor •Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini