BREAKING NEWS

Tiga WNI Ditangkap di Jepang karena Merampok Rumah Warga, Ternyata Overstayer

Poto ilustrasi/inet99.id

IBARAKI, INET99.ID – Tiga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap oleh kepolisian Prefektur Ibaraki, Jepang, usai diduga terlibat dalam aksi perampokan rumah warga di kawasan Aoyaki, Hokota

Penangkapan ini menambah daftar kasus kriminal yang melibatkan WNI di luar negeri. Ketiga pelaku diamankan setelah aparat setempat menerima laporan dari korban dan langsung melakukan penyelidikan.

Dikutip dari iNews, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Judha Nugraha, membenarkan insiden yang terjadi pada Januari 2025 itu.

KBRI telah berkomunikasi dengan Kepolisian Hokota, Ibaraki dan diperoleh informasi bahwa 3 WNI (JS, NAR, dan BR) ditangkap 30 Juni 2025 karena mencoba merampok rumah warga setempat di Aoyaki, Hokota pada 2 Januari 2025,” ujar Judha kepada wartawan, Kamis (3/7/2025).

Ia menyatakan bahwa Kemlu RI terus memantau proses hukum yang berjalan serta memberikan pendampingan konsuler kepada ketiga WNI tersebut guna memastikan hak-hak hukumnya tetap terpenuhi.

KBRI Tokyo akan terus memonitor kasus ini dan memberikan pendampingan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak mereka dalam proses penegakan hukum di Jepang,” ucapnya.

Judha menambahkan, ketiga WNI merupakan overstayer alias warga asing yang telah habis masa visanya. Saat ini, kata dia, ketiga WNI itu telah didampingi pengacara.

KBRI Tokyo terus menjalin koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian Mito, Kashima, dan Namegata di Prefektur Ibaraki, tempat ketiga WNI tersebut ditahan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses kunjungan kekonsuleran guna memeriksa kondisi ketiganya secara langsung serta melakukan wawancara awal guna menggali motif dan detail lain terkait kasus perampokan yang menjerat mereka.

“KBRI Tokyo terus berkoordinasi dengan Kepolisian Mito, Kashima dan Namegata di Prefektur Ibaraki tempat ketiga WNI tsb ditahan untuk dapat menjenguk, memeriksa kondisi mereka dan melakukan wawancara untuk mengetahui motif dan detil informasi lainnya,” tuturnya.


Editor Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini