Donald Trump Resmi Tandatangani UU “One Big Beautiful Bill”, Pemangkasan Pajak Terbesar dalam Sejarah AS
0 menit baca
![]() |
Presiden AS Donald Trump sahkan UU “One Big Beautiful Bill”, paket pemangkasan pajak terbesar dalam sejarah. Disambut pro-kontra di tengah publik. (Foto: Getty Images/Alex Brandon) |
INET99.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi menandatangani Rancangan Undang-Undang (RUU) bersejarah bertajuk “One Big Beautiful Bill” menjadi Undang-Undang pada Jumat, 4 Juli 2025. Upacara penandatanganan berlangsung megah di halaman selatan Gedung Putih, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan AS, disaksikan ribuan pendukung dan tokoh penting Partai Republik.
UU ini menjadi tonggak kebijakan fiskal terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat, mencakup paket pemangkasan pajak dan belanja publik senilai lebih dari 4 triliun dolar AS. Presiden Trump menyebutnya sebagai “undang-undang paling indah dan menguntungkan rakyat Amerika,” sambil menegaskan bahwa pemerintahannya “mengembalikan uang kepada rakyat, bukan birokrat.”
Isi Undang-Undang
Beberapa poin penting dari UU ini antara lain:
- Penghapusan pajak atas tip dan lembur: Tip hingga USD 25.000 dan lembur hingga USD 12.500 per tahun dibebaskan dari pajak.
- Pemangkasan besar-besaran pajak penghasilan dan pajak perusahaan, berlaku hingga 2028.
- Penghapusan sejumlah insentif energi bersih dari era pemerintahan sebelumnya.
- Alokasi dana jumbo untuk pertahanan dan imigrasi, termasuk pembangunan kembali tembok perbatasan dan peningkatan jumlah petugas imigrasi.
- Pemangkasan program sosial seperti Medicaid dan bantuan pangan SNAP, yang diperkirakan berdampak pada jutaan warga berpenghasilan rendah.
- Pendanaan untuk “National Garden of American Heroes” sebesar USD 40 juta sebagai simbol patriotisme nasional.
Reaksi Publik dan Politik
Partai Republik memuji undang-undang ini sebagai kemenangan ekonomi dan simbol keberhasilan Presiden Trump dalam memenuhi janji kampanye. Mereka meyakini pemangkasan pajak akan memacu pertumbuhan dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Sebaliknya, pihak Demokrat dan sejumlah ekonom mengkritik keras kebijakan ini. Mereka menyebutnya sebagai langkah yang menguntungkan kalangan atas dan korporasi, namun menekan rakyat kecil serta memperbesar ketimpangan sosial. UU ini juga diperkirakan akan menambah defisit anggaran hingga USD 3 triliun dalam dekade berikutnya.
Langkah Strategis Menuju Pemilu
Penandatanganan “One Big Beautiful Bill” dipandang sebagai bagian dari strategi politik Presiden Trump menjelang Pilpres 2026. Ia menegaskan posisinya sebagai pemimpin yang pro-rakyat pekerja dan nasionalis ekonomi.
“Ini bukan hanya sebuah undang-undang, ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi bagi seluruh warga Amerika,” ujar Trump dengan penuh semangat dalam pidatonya saat perayaan 4 Juli.
Editor •Andi
