Harga Cabai di Pasar Mardika Ambon Tembus Angka Fantastis, Pedagang Sebut Pasokan Macet Total

Poto RRI

Ambon, iNet99.id — Aktivitas jual beli di Pasar Mardika, Kota Ambon, mendadak lesu akibat lonjakan harga komoditas pangan yang kian tidak terkendali. Harga cabai rawit yang menjadi kebutuhan pokok dapur masyarakat kini melonjak drastis hingga menembus angka Rp200.000 per kilogram. Kondisi ini membuat para pedagang dan pembeli sama-sama mengeluh karena tingginya biaya modal tidak sebanding dengan daya beli konsumen yang merosot tajam.

Mahalnya harga cabai di pasaran bukan tanpa alasan. Faktor utama di balik meroketnya harga ini adalah terhambatnya distribusi dan berkurangnya pasokan dari daerah-daerah sentra penghasil cabai. Sejumlah petani di luar pulau maupun kabupaten sekitar dikabarkan gagal panen akibat cuaca ekstrem yang melanda dalam beberapa pekan terakhir, sehingga volume pengiriman ke Kota Ambon mengalami penurunan drastis.

Lonjakan harga yang sangat tinggi ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil di pasar. Salah seorang pedagang cabai di Pasar Mardika, Wa Anti, menuturkan bahwa para pedagang harus memutar otak agar modal usaha mereka tidak habis tergerus. Ia menjelaskan bahwa harga tebus dari tingkat pengepul sudah sangat mahal, sehingga mau tidak mau mereka harus menjualnya dengan harga tinggi demi menutupi biaya belanja dan risiko cabai busuk.

"Pengambilan cabai tidak menentu, kita pedagang ambil dengan harga tinggi sampai Rp180 ribu, jadi kita terpaksa jual Rp200 ribu per kilo supaya bisa nutup modal," keluh Wa Anti.

Situasi ini memaksa sebagian besar konsumen, mulai dari ibu rumah tangga hingga pelaku usaha kuliner, untuk mengurangi pembelian mereka secara drastis. Pembeli yang biasanya memborong cabai dalam jumlah seperempat hingga setengah kilogram kini terpaksa hanya membeli dalam porsi eceran yang sangat kecil demi mencukupi kebutuhan dapur sehari-hari tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Dampak ekonomi dari mahalnya harga cabai ini juga dirasakan oleh para pedagang makanan keliling dan warung makan di seantero Ambon. Banyak pemilik warung terpaksa mengurangi tingkat kepedasan pada menu masakan mereka atau menaikkan harga jual porsi makanan agar tetap mendapatkan keuntungan di tengah himpitan harga bahan baku yang kian melambung tinggi.

Melihat kondisi yang kian memberatkan ini, para pedagang di Pasar Mardika sangat berharap agar pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan segera turun tangan. Mereka mendesak adanya operasi pasar murah atau langkah nyata untuk memperlancar rantai pasok distribusi pangan agar harga cabai bisa kembali normal dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Andi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini