Breaking News! Israel Gempur Gaza Saat Warga Bersiap Rayakan Hari Raya
0 menit baca
Gaza, iNet99.id - Takbir Idul Adha menggema di berbagai wilayah Jalur Gaza saat warga Palestina berusaha menyambut hari raya di tengah situasi perang yang belum berakhir. Namun di saat yang sama, serangan udara Israel kembali menghantam sejumlah kawasan permukiman di Kota Gaza pada Selasa malam waktu setempat.
Salah satu serangan dilaporkan terjadi di dekat Masjid Al-Kanz, lingkungan Al-Rimal, Kota Gaza. Ledakan keras terdengar ketika pesawat tempur Israel menggempur sebuah rumah yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.
Informasi yang dihimpun dari sumber medis di Gaza menyebutkan, sedikitnya 11 warga Palestina dilaporkan gugur akibat serangan udara Israel di beberapa wilayah Jalur Gaza dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Situasi mencekam terjadi ketika warga Gaza tengah mempersiapkan kebutuhan Idul Adha. Banyak keluarga disebut sedang berbelanja maupun menyiapkan perayaan sederhana di tengah keterbatasan akibat blokade dan perang berkepanjangan.
Juru Bicara Pertahanan Sipil Gaza kepada Al Jazeera mengatakan bahwa tim penyelamat masih terus melakukan proses evakuasi korban dari lokasi pemboman di lingkungan Al-Rimal. Proses penyelamatan disebut berlangsung sulit karena intensitas serangan yang masih tinggi.
Menurutnya, tidak ada gencatan senjata nyata yang terjadi di Gaza. Ia menuding serangan dan pembunuhan terus berlangsung meski dunia internasional berkali-kali menyerukan penghentian konflik.
Pihak Pertahanan Sipil Gaza juga mengeklaim tentara Israel telah melakukan ribuan pelanggaran gencatan senjata selama konflik berlangsung. Selain itu, personel sipil yang bertugas menjaga keamanan dan layanan masyarakat di Gaza disebut ikut menjadi target serangan.
Mereka menilai kondisi di Gaza saat ini masih berada dalam situasi perang terbuka. Pernyataan itu sekaligus membantah anggapan bahwa konflik di wilayah tersebut mulai mereda dalam beberapa pekan terakhir.
Sementara itu, koresponden Safa Agency melaporkan bahwa Rumah Sakit Al-Shifa menerima jasad dua korban tewas dan lebih dari 20 korban luka akibat serangan udara di kawasan Al-Rimal.
Kondisi rumah sakit di Gaza sendiri dilaporkan semakin kewalahan akibat terus bertambahnya korban sipil. Keterbatasan obat-obatan, listrik, hingga fasilitas medis membuat tenaga kesehatan harus bekerja dalam tekanan berat.
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, turut mengecam serangan yang terjadi menjelang Idul Adha. Ia menyebut warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, menjadi korban ketika sedang mempersiapkan perayaan hari raya.
Hazem Qassem juga menyoroti sikap dunia Islam yang dinilai masih belum memberikan langkah nyata untuk menghentikan penderitaan warga Gaza. Menurutnya, masyarakat Gaza kini menghadapi situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di tengah serangan yang terus berlanjut.
(Red)
