BREAKING NEWS

Presiden Korsel Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon dan Puji Kepemimpinan Prabowo

(Foto: Laily Rachev - Biro Sekretariat Presiden)

Lebanon, iNet99.id - Pertemuan kenegaraan antara Indonesia dan Korea Selatan pada Rabu (1/4/2026) diwarnai suasana haru. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, secara khusus menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di bawah bendera PBB di Lebanon.

Presiden Lee mengapresiasi keberanian para personel militer Indonesia dalam menjaga stabilitas di zona konflik.

"Saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada anggota militer Indonesia yang berpartisipasi dalam operasi perdamaian di Lebanon yang telah meninggal dunia akibat ledakan," ujar Presiden Lee melalui keterangan resmi Biro Sekretariat Presiden.

Apresiasi untuk Kepemimpinan Presiden Prabowo

Selain menyampaikan duka, Presiden Lee juga memberikan penghormatan tinggi terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai Prabowo sebagai pemimpin yang memiliki pemahaman tajam terhadap isu-isu global. Kunjungan ini pun menjadi simbol penguatan komitmen kedua negara sebagai kekuatan menengah (middle power) yang berperan aktif bagi perdamaian dunia.

"Atas nama rakyat Korea, saya menyambut kunjungan kenegaraan Yang Terhormat Presiden Prabowo ke Korea," tambahnya, sembari menegaskan pentingnya kemitraan strategis kedua negara.


Kronologi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Berdasarkan data resmi, total terdapat tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas di wilayah penugasan UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon):

Insiden Minggu (29/03)

Satu orang prajurit dinyatakan gugur:

Praka Farizal Rhomadhon (Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL).

Insiden ledakan tersebut juga menyebabkan tiga rekan lainnya luka-luka, yaitu Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

Insiden Senin (30/03)

TNI kembali mengonfirmasi dua prajurit yang gugur di wilayah yang sama:

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar
Sertu Muhammad Nur Ichwan

Pada waktu yang bersamaan, dua prajurit lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, yakni Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto. Pengorbanan para prajurit ini menjadi catatan penting dalam kontribusi Indonesia terhadap misi kemanusiaan internasional.


Editor: Admin


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini