Pengeroyokan Maut di Pasar Caringin Bandung, Dua Orang Tewas, Sejumlah Terduga Pelaku Diamankan
0 menit baca
BANDUNG, iNET99.id — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan maut di kawasan Pasar Induk Caringin, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (24/10) itu menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, sejumlah orang yang telah diamankan masih menjalani pemeriksaan. Penyidik tengah mendalami rangkaian peristiwa sekaligus mengidentifikasi peran masing-masing orang dalam insiden tersebut.
“Sudah ada beberapa yang diamankan,” kata Anton saat dihubungi di Bandung, Selasa. Dikutip dari Antara.
Meski demikian, kepolisian belum mengungkap jumlah pasti orang yang diamankan. Proses penyelidikan masih berjalan untuk mengumpulkan keterangan dan memperjelas keterlibatan masing-masing pihak dalam kejadian tersebut.
Pengeroyokan itu dilaporkan terjadi di area Ruko Blok B-2, Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 17.50 WIB. Insiden tersebut melibatkan sejumlah orang dan berujung pada jatuhnya korban jiwa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut. Kelompok penyerang diduga berjumlah sekitar 30 orang dan disebut membawa senjata tajam. Informasi tersebut masih perlu dikaitkan dengan hasil penyelidikan kepolisian.
Perselisihan yang berujung pada kekerasan itu diduga bermula dari kesalahpahaman antara kelompok pekerja di lingkungan pasar, yakni kuli panggul dan juru parkir. Namun, rangkaian awal perselisihan serta penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan berdasarkan keterangan para saksi.
Salah seorang korban berinisial FR disebut ikut terlibat setelah melihat temannya dibawa oleh kelompok yang sedang berselisih. FR bersama rekannya kemudian mengikuti kelompok tersebut untuk memastikan keadaan temannya.
Situasi kemudian diduga berubah menjadi aksi pengeroyokan. Para korban disebut diserang menggunakan senjata tajam, sehingga mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.
FR dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, korban berinisial T mengalami luka serius di bagian kepala, sedangkan AS mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian siku dan jari.
T yang sempat dilaporkan dalam kondisi kritis kemudian dinyatakan meninggal dunia. Dengan perkembangan tersebut, jumlah korban meninggal dalam peristiwa pengeroyokan di Pasar Induk Caringin menjadi dua orang.
Adapun AS masih menjalani penanganan medis akibat luka yang dialaminya. Kondisi korban tersebut menjadi salah satu perkembangan yang menyertai penanganan kasus oleh pihak terkait.
Hingga kini, penyidik Polrestabes Bandung masih mendalami perkara tersebut, termasuk kronologi perselisihan, dugaan penggunaan senjata tajam, serta peran orang-orang yang telah diamankan. Kepolisian belum merinci jumlah terduga pelaku maupun hasil akhir pemeriksaan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
(edtr/asd)
