Kebakaran Kembali Melanda TN Way Kambas, Habitat Gajah dan Satwa Liar Terancam


LAMPUNG TIMUR, iNet99.id — Kebakaran kembali melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Lampung, Selasa (27/10/2026). Api yang terdeteksi sekitar pukul 15.00 WIB itu dengan cepat meluas akibat embusan angin kencang hingga membakar beberapa hektare lahan.

Area yang terbakar merupakan lokasi berkumpulnya gajah dan sumber pakan bagi satwa liar. Kebakaran berulang ini pun kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian habitat satwa di kawasan konservasi tersebut.

Titik api dilaporkan muncul di perbatasan wilayah kerja Resort Susukan Baru dan Resort Rawa Bunder. Petugas pemadam gabungan bersama relawan langsung bergerak melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas berhasil memadamkan kobaran api. Meski demikian, personel masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pendinginan dan mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Staf Humas Balai Taman Nasional Way Kambas, Riri Fitriandi, menjelaskan bahwa area yang terbakar memiliki fungsi penting bagi kehidupan satwa liar, terutama hewan pemakan rumput seperti gajah.

"Prinsipnya memang semua termasuk tempat berkumpulnya hewan liar, apalagi di situ juga alang-alang habitatnya tempat cari makan hewan-hewan pemakan rumput termasuk gajah," ujar Riri Fitriandi.

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan vegetasi, tetapi juga mengancam ketersediaan pakan bagi satwa yang bergantung pada kawasan itu. Kondisi ini menjadi perhatian karena kebakaran kembali terjadi di wilayah konservasi yang sama.

Peristiwa serupa sebelumnya terjadi pada akhir Agustus 2026. Saat itu, kebakaran melanda sejumlah titik di wilayah Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, dengan total luas lahan terdampak mencapai 802 hektare.

Kebakaran kembali dilaporkan pada akhir September 2026. Titik kebakaran berada di wilayah kerja Resort Cabang, Resort Susukan Baru, dan Resort Rawa Bunder.

Berulangnya kebakaran hingga akhir Oktober menambah ancaman terhadap kelestarian ekosistem Taman Nasional Way Kambas. Selain berpotensi merusak vegetasi, kebakaran juga dapat mengganggu area mencari makan dan tempat berkumpulnya satwa liar, termasuk gajah.

Upaya pemadaman dan pendinginan menjadi langkah penting untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke area lain. Personel yang masih disiagakan di lokasi diharapkan dapat mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya perlindungan kawasan konservasi dari ancaman kebakaran. Kelestarian habitat di Taman Nasional Way Kambas menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hidup gajah dan satwa liar lainnya di Lampung.

(edtr/asd)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini