Keamanan Jemaah Haji Kabupaten Bandung Terjamin, 582 Orang Siap Berangkat Mulai 9 Mei
0 menit baca
Bandung iNet99.id — Pemerintah memastikan pelaksanaan ibadah haji Kabupaten Bandung aman, meski terjadi ketegangan di kawasan Timur Tengah. 582 calon jemaah siap diberangkatkan mulai 9 Mei 2026.
Menurut Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, H. Dudi Suryadarma, S.Ag., M.A., pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji.
"Kondisi keamanan saat ini tetap terkendali, keluarga jemaah bisa tenang," ujar Dudi saat kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Bandung di Masjid Agung Al Fathu, Soreang, Sabtu (4/4/2026).
Keberangkatan dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama (24 KJT) membawa 441 jemaah, dijadwalkan berangkat pada 9 Mei, sedangkan kloter kedua (38 KJT) berjumlah 155 jemaah, menyusul pada 18 Mei.
Kloter kedua merupakan gabungan jemaah dari Kabupaten Bandung, Indramayu, dan Bekasi, dan seluruh rombongan akan menuju Lanud Sulaeman sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci.
Jumlah jemaah murni mencapai 596 orang, namun petugas pendamping tidak termasuk kuota jemaah, sehingga jumlah rombongan resmi tetap 582 orang, yang akan didampingi petugas hingga ibadah selesai.
Dudi menekankan, menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan sangat penting. "Kami berharap semua jemaah sehat dan bugar agar ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar," tambahnya.
Penurunan kuota Kabupaten Bandung tahun ini mencapai sekitar 80 persen dibanding musim haji sebelumnya, akibat perubahan aturan pengaturan keberangkatan.
Secara keseluruhan, pemerintah memastikan seluruh persiapan kloter, fasilitas, dan pendampingan petugas siap, sehingga keluarga calon jemaah bisa tenang menghadapi keberangkatan ke Tanah Suci.
Pewarta: Uus
